Relaunching Sahabat Harimau: saatnya publik ambil bagian dalam upaya konservasi harimau



Posted on 10 August 2012  | 

Masih dalam rangkaian Global Tiger Day yang jatuh pada 29 Juli 2012 dan peringatan World Ranger Day pada 31 Juli 2012 lalu,  WWF Indonesia kembali meluncurkan program Sahabat Harimau. Melalui inisiatif ini, WWF mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelangsungan hidup harimau Sumatera di alam liar yang saat ini keberadaannya di ambang kepunahan.

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) adalah satu dari 6 subspesies harimau yang masih tersisa di dunia yang hidup di Indonesia, tepatnya hutan Sumatera. Sebelumnya, harimau Bali dan harimau Jawa telah dinyatakan punah sejak empat dekade lalu. Spesies kharismatik Pulau Sumatera tersebut kini hanya tersisa sekitar 400 individu di habitatnya.

Rusaknya hutan akibat praktik penebangan kayu liar serta alih fungsi hutan adalah sebagian dari rentetan ancaman yang harus dihadapi spesies tersebut. Deforestasi pun akhirnya menimbulkan ancaman baru yakni konflik harimau dan manusia. Habitat harimau yang semakin terpojok memaksa satwa itu untuk memasuki areal perkebunan dan pemukiman penduduk, akibatnya konflik pun tak dapat dihindari. Harimau dibunuh karena dianggap telah mengganggu manusia. Tidak hanya itu, perburuan liar juga turut andil dalam menurunnya jumlah harimau setiap tahunnya. Harimau dibunuh untuk diambil kulit, tulang, maupun organ tubuh lainnya.

WWF bekerja sama dengan pemerintah Indonesia, organisasi konservasi lainnya, dan masyarakat setempat menggiatkan berbagai upaya untuk menyelamatkan harimau Sumatera dari ancaman kepunahan. WWF juga berupaya melakukan pendekatan dan bekerja sama dengan perusahaan yang konsesinya mengancam habitat spesies tersebut melalui penerapan praktik-praktik pengelolaan lahan yang lebih baik (Better Management Practices) dan berkelanjutan. Berbagai kegiatan penelitian lapangan juga dilakukan, untuk memperkirakan populasi, habitat, dan distribusi spesies langka. Bersama mitra terkait, WWF juga membentuk tim patroli anti perburuan dan tim pendidikan dan penyadaran yang bertugas membantu masyarakat lokal memitigasi konflik manusia-harimau di daerah-daerah rawan konflik harimau.

Kini, WWF mengajak masyarakat luas untuk turut serta ambil bagian dalam mensukseskan upaya perlindungan harimau Sumatera.  Dengan menjadi “Sahabat Harimau” melalui donasi bulanan minimal 100.000 rupiah, Anda telah menjadi bagian penting dalam program konservasi harimau Sumatera yang digiatkan WWF.
Anda yang telah menjadi “Sahabat Harimau” akan memperoleh paket Sahabat Harimau berupa sertifikat, boneka harimau, dan majalah Living Planet yang terbit setiap empat bulan sebagai bentuk apresiasi kami atas kontribusi Anda. Informasi lebih lengkap mengenai program Sahabat Harimau dapat dilihat di http://www.wwf.or.id/cara_anda_membantu/bertindak_sekarang_juga/supporterwwf/about_supporter/sahabatharimau2/.

Mari bersama-sama bergandeng tangan menjaga kelestarian harimau Sumatera. .  Dukungan Anda adalah suntikan energi yang sangat berharga bagi kami untuk terus menggiatkan upaya penyelamatan satwa loreng tersebut.
 

Catatan untuk Editor

Tentang WWF-Indonesia
WWF adalah organisasi konservasi global yang mandiri dan didirikan pada tahun 1961 di Swiss, dengan hampir 5 juta suporter dan memiliki jaringan di lebih dari 100 negara. Di Indonesia, WWF telah menjadi entitas Yayasan WWF Indonesia dan bergiat di lebih dari 29 wilayah kerja lapangan dan 17 provinsi. Misi WWF-Indonesia adalah menyelamatkan keanekaragaman hayati dan mengurangi dampak ekologis aktivitas manusia. Untuk informasi selengkapnya mengenai WWF, kunjungi www.wwf.or.id

Sumatran Tiger (Harimau Sumatera)
© WWF-Indonesia Enlarge
Sahabat Harimau
Sahabat Harimau
© WWF-Indonesia Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus