Sariayu Dukung Upaya Konservasi di Sumatra



Posted on 09 November 2009  |   |  en  |  id
Oleh: Masayu Yulien Vinanda

Jakarta (09/11)-Kondisi hutan Sumatra yang semakin memprihatinkan mendorong lahirnya kepedulian Sariayu dalam mendukung upaya konservasi yang dilakukan WWF-Indonesia. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui peluncuran produk Sariayu Trend Warna 2010 Senandung Rimba Sumatra di Pendopo Kemang, Jakarta Selatan, Senin (09/11).

Hadir dalam peluncuran tersebut Pendiri dan CEO PT Martha Tilaar Group (MTG) Martha Tilaar dan Direktur Governance, Corporate Engagement, and Community Empowerment (GCCE) WWF-Indonesia Nazir Foead. Trend Warna 2010 Sariayu terdiri dari dua koleksi yang terinspirasi dari kekayaan alam dan budaya Sumatra yaitu Koleksi Toba dan Nias.

"Kondisi hutan Sumatra sudah diambang kritis, daya dukung lingkungan dari ekosistem alaminya sudah sangat rendah. Oleh karena itu saya sangat menyambut baik dukungan dari dunia fashion, khususnya sariayu yang menunjukkan komitmennya untuk bersama-sama WWF menjaga sisa hutan di Sumatra," jelas Nazir.

Sinergi Sariayu dan WW-Indonesia dalam upaya penyelamatan keanekaragaman hayati Sumatra diwujudkan dalam bentuk pemberian donasi sebesar 500 rupiah dari setiap pembelian produk Sariayu Trend Warna 2010.

Selain dapat membantu upaya konservasi WWF di Pulau Sumatra, kolaborasi WWF-Indonesia dan Sariayu diharapkan akan mampu meningkatkan kesadaran lingkungan bagi masyarakat Indonesia serta mendorong timbulnya kepedulian yang serupa dari para pelaku bisnis fashion.

Kerjasama WWF-Indonesia dalam Sariayu Trend Warna yang rutin diluncurkan setiap tahun ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya pada Sariayu Trend Warna Cantika Jawa Timur 2008 lalu, Sariayu juga memberikan dukungannya pada konservasi dengan metode yang sama yaitu pemberian donasi sejumlah 500 rupiah dari setiap penjualan produknya.

 

© WWF-Indonesia/Irza Rinaldi Enlarge
© WWF-Indonesia & Sari Ayu

Comments

blog comments powered by Disqus