Program | WWF Indonesia

Program



Untuk mencapai misi WWF Indonesa yaitu melestarikan, merestorasi, dan mengelola ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia secara berkeadilan demi keberlanjutan dan kesejahteraan generasi sekarang dan yang akan datang, WWF memfokuskan upayanya pada dua aspek utama yaitu :

•    Biodiversity atau keanekaragaman hayati
•    Footprint atau jejak ekologis manusia

Yang pertama adalah untuk memastikan bahwa jaring jaring kehidupan di Planet Bumi – yaitu keanekaragaman hayati - tetap dalam kondisi sehat dan bertahan hidup. Untuk itu kami memfokuskan upaya konservasi pada lokasi-lokasi penting dan spesies kritis yang strategis untuk diprioritaskan demi kayanya keragaman hayati bumi. 

Yang kedua adalah untuk mengurangi dampak negatif dari aktivitas manusia – yaitu jejak ekologis kita terhadap bumi. Kami berupaya memastikan bahwa sumberdaya alam yang dibutuhkan bagi hidup manusia seperti lahan, air, dan udara, serta ekosistem penting dikelola secara berkelanjutan dan berkeadilan.

Tahukah kamu?

  • WWF memfokuskan kerjanya pada kawasan dengan keanekaragaman hayati tinggi yang dikenal sebagai “Global 200 Ecoregions”, 19 diantaranya ada di Indonesia.
  • WWF Indonesia bekerja di 28  lokasi di  17  propinsi di seluruh Indonesia. 
 
	© WWF Indonesia
Dimana Kami Bekerja?
© WWF Indonesia
Pendekatan “bertahan” dan “menyerang”

Tingginya populasi manusia, diiringi laju pertumbuhan ekonomi dan konsumsi telah menimbulkan permintaan sumberdaya alam yang tidak berkelanjutan. Saat ini manusia mengkonsumsi sumberdaya alam 50 persen melebihi dari kemampuan bumi untuk memproduksinya secara alami setiap tahun.

Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar, di satu sisi perlu mendorong pembangunan guna menutup jarak antara kaya dan miskin;  dandi sisi yang lain perlu membatasi eksploitasi dan konsumsi berlebih demi mengelola kebutuhanmanusia akan lahan, air, energi dan jasa lingkungansecara efektif dan berkeadilan. 

Pertumbuhan ekonomi tidak dapat meniadakan pentingnya modal alam (natural capital). Pembangunan ekonomi juga membutuhkanadanya sistem yang memberi nilai (valuasi) bagi sumberdaya alam sebagai dasar ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan dan investasi swasta dan publik perlu didorong agar lebih berpihak sistem ekonomi yang berkeadilan dan prokeberkelanjutan.

Sejalan dengan tantangan yang dihadapi, WWF Indonesia menerapkan pendekatan “defense and attack” atau “bertahan dan menyerang”, yang artinyamempertahankan dan menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistemnya, sementara pada saat yang sama melakukan transformasi sistem dalam manajemen dan tata kelola sumberdaya alam.
Program kerja WWF Indonesia 2014-2018 bertujuan mendukung agenda pemerintah RI di bidang konservasi dan pembangunan berkelanjutan, antara lain terkait:
  • target penurunan emisi Gas Rumah Kaca pada 2020
  • kebijakan moratorium pengeluaran izin konsesi baru di kawasan hutan alam & lahan gambut
  • tercapainya target batas minimum tutupan hutan di Sumatera, Kalimantan dan Papua
  • ketahanan pangan dari sumberdaya laut dan darat
  • kebijakan bauran energi dengan 25 persen energi terbarukan pada 2025
Rencana Strategis WWF Indonesia dalam periode empat tahun ke depan (2014-2018) dirancang untuk mencapai target konservasi dengan cara:
  • Mendukung agenda pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia ditingkat nasional maupun daerah.
  • Transformasi konsumsi dan produksi komoditas utama.
  • Mendorong keberhasilan program konservasi dan memperkuat manajemen sumber daya alam yang berkeadilan dan akuntabel–termasuk mendorong adanya manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat dan masyarakat hukum adat yang hidupnya bergantung pada sumber – sumber daya alam tersebut.
  • Memperkuat peranan masyarakat madani dan membangun kesadaran publik terkait isu – isu keberkelanjutan.