Jawa & Sumatera | WWF Indonesia

Jawa & Sumatera



  • Taman Nasional Ujung Kulon
  • Taman Nasional Tesso Nilo
  • Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
  • Lanskap Bukit Tiga puluh
  • Lanskap Rimbang Baling
  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Danau Toba
  • Inisiatif RIMBA - di propinsi Riau, Jambi & Sumatera Barat

Taman Nasional Ujung Kulon

  • Satu-satunya habitat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) yang tersisa di dunia
  • Taman nasional pertama yang diresmikan di Indonesia
  • Ditetapkan UNESCO sebagai salah satu Warisan Dunia pada tahun 1991
  • Diperkirakan ada 50 individu badak bercula satu di kawasan ini
Baca Selengkapnya

Taman Nasional Tesso Nilo

  • Habitat gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) terpenting yang masih ada di Riau
  • Pemecah rekor keanekaragaman hayati tumbuhan, yaitu 3 kali hutan Amazon
  • Hutan dataran rendah yang tersisa sebagai tempat tinggal 60-80 ekor gajah Sumatera
  • Terancam akibat perambahan akibat pembukaan hutan untuk kebun sawit ilegal
Baca Selengkapnya

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

  • Berada di dua provinsi Lampung dan Bengkulu dengan luas 356,800 hektar
  • Rumah bagi badak Sumatera, gajah Sumatera, dan harimau Sumatera
  • Oleh UNESCO ditetapkan sebagai Situs Warisan Gugusan Pegunungan Hutan Hujan Tropis Sumatra bersama dengan Taman Nasional Kerinci Seblat dan Taman Nasional Gunung Leuser
Baca Selengkapnya

Lanskap Bukit Tigapuluh

  • Lansekap Bukit Tigapuluh di Pulau Sumatera adalah satu dari 20 lansekap prioritas konservasi harimau di Asia
  • Bukit Tigapuluh juga miliki keragaman jenis flora, lebih dari 1500 jenis tercatat tumbuh di lanskap hutan hujan Sumatera tersebut
  • Bukan itu saja, lanskap hutan Bukit Tigapuluh adalah rumah masyarakat asli yg hidupnya bergantung pada hutan yaitu suku Talang Mamak & Orang Rimba
  • Terancam pembukaan lahan untuk industri bubur kertas & minyak sawit

Rimbang Baling

  • Rimbang Baling adalah suaka margasatwa yang terhubung dengan Lanskap Bukit Tigapuluh, sebuah ekosistem penting bagi harimau Sumatera dan satwa kunci lainnya
  • WWF memiliki stasiun riset di Rimbang Baling sebagai pusat studi keanekaragaman hayati hutan tropis di kawasan tersebut
  • Merupakan habitat tanaman langka Raflesia Merah Putih (Rafflesia hasseltii) atau dikenal dengan nama lokal ‘Cendawan Muka Rimau’

Aceh

  • Setelah tsunami 2004, Provinsi Aceh mulai membangun dengan prinsip berkelanjutan
  • Di Aceh, WWF memfasilitasi banyak pihak dalam melindungi beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) demi keseimbangan ekologi antara kawasan hulu dan kawasan hilir. Diantaranya adalah DAS Krueng Sabee dan DAS Krueang Peusangan
  • Aceh dikenal sebagai penghasil udang windu (P. monodon) terbaik di Indonesia. Sejak 2005, WWF Indonesia mengembangkan panduan tambak udang budidaya yang ramah lingkungan di Aceh
Baca Selengkapnya

Inisiatif RIMBA - di propinsi Riau, Jambi & Sumatera Barat

  • RIMBA merupakan kawasan yang mencakup 19 kabupaten di Propinsi Riau, Jambi dan Sumatera Barat
  • RIMBA adalah singkatan dari Riau, Jambi, dan Sumatera Barat
  • RIMBA merupakan kawasan contoh penataan ruang berbasis ekosistem – sebuah konsep pembangunan berkelanjutan rendah emisi karbon melalui upaya penataan ruang

Danau Toba

  • Sejak 2010, WWF Indonesia bekerja di kawasan Danau Toba membantu petani & pengusaha tambak ikan nila atau Tilapia (Oreocromis sp) menerapkan budidaya dengan cara yang ramah lingkungan dan berstandar internasional
  • Melalui program NewTrees, WWF dan mitra menanami kembali lahan kritis di hutan Kebun Raya Samosir, Pulau Samosir.