Pertunjukan tradisi "Talang Mamak" digelar! | WWF Indonesia

Pertunjukan tradisi "Talang Mamak" digelar!



Posted on 14 July 2011   |  
©
WWF-Indonesia Program Riau bekerjasama dengan Taman Budaya Riau akan melaksanakan pertunjukan tradisi Belelik, sebuah tradisi pengobatan oleh masyarakat suku Talang Mamak pada 16 Juli 2011 di Taman Budaya Riau.

Taman Nasional Bukit Tigapuluh yang sebagian terletak di Kabupaten Indragiri Hulu merupakan hutan perbukitan yang menyimpan kekayaan flora dan fauna langka. Di dalamnya hidup secara turun temurun suku asli Riau, Talang Mamak. Suku ini memiliki kearifan lokal untuk menjaga keseimbangan alam diantaranya tradisi pengobatan “Belelik”. Tradisi ini secara turun-temurun dilaksanakan oleh Suku Talang Mamak yang memiliki nilai bahwa alam memberikan pertanda dan manusia harus menjaga keseimbangan alam sebaik-baiknya agar terus dapat mendukung kehidupan manusia.

Para peneliti dunia telah mengklasifikasikan Blok Hutan Bukit Tigapuluh sebagai prioritas global kawasan konservasi harimau. Sementara Blok Hutan Tesso Nilo dan Rimbang Baling sebagai prioritas jangka panjang habitat harimau Sumatera, satwa karismatik yang terancam punah karena degradasi hutan dan aktifitas perburuan liar.

Selain itu sejumlah pendukung acara yang terdiri dari mahasiswa, siswa SMA, kelompok pecinta alam, pecinta fotografi dan kelompok lain yang perduli pada lingkungan juga akan berpartisipasi pada kegiatan ini. Pameran foto lingkungan dengan tema Call of Nature yang merupakan rangkaian dari kegiatan ini akan menampilkan 36 karya foto dari 18 peserta pecinta foto di Pekanbaru. Selain itu juga akan ditampilkan beberapa foto mengenai kondisi hutan Riau dari Eyes on the Forest.

Informasi lebih lanjut, hubungi:
Syamsidar, email: syamsidar@wwf.or.id

Comments

blog comments powered by Disqus