Keamanan Informasi | WWF Indonesia

Keamanan Informasi



WWF-Indonesia sebagai salah satu organisasi terbesar, menyadari bahwasanya Informasi adalah sebagai asset yang sangat penting yang harus dikelola dan dianalisa demi kepentingan organisasi kedepan. Kiprah WWF-Indonesia yang memasuki usia 55 tahun, dengan 35 kantor lapangan, mengelola kurang lebih 150 projects serta dana hibah sekitar 25 juta USD mengharuskan WWF-Indonesia untuk lebih bijak dalam mengelola informasi termasuk didalamnya mengenai "Keamanan Informasi"

 

Informasi merupakan aset yang sangat berharga bagi sebuah organisasi karena merupakan salah satu sumber daya strategis dalam meningkatkan nilai usaha.Oleh karena itu maka perlindungan terhadap informasi (keamanan informasi) merupakan hal yang mutlak harus diperhatikan secara sungguh-sungguh oleh segenap jajaran pemilik , manajemen, dan karyawan organisasi yang bersangkutan. Keamanan informasi yang dimaksud menyangkut kebijakan, prosedur, proses, dan aktivitas untuk melindungi informasi dari berbagai jenis ancaman terhadapnya sehingga daapt menyebabkan terjadinya kerugian-kerugian bagi kelangsungan hidup organisasi.

 

Informasi dikumpulkan, disimpan, diorganisasikan, dan disebarluaskan dalam berbagai bentuk – baik dokumen berbasis kertas hingga berkas elektronik. Apapun bentuk maupun cara penyimpanannya, harus selalu ada upaya dan untuk melindungi keamanannya sebaik mungkin. Keamanan yang dimaksud harus memperhatikan sejumlah aspek, yaitu:

  • Kerahasiaan: memastikan bahwa informasi tertentu hanya dapat diakses oleh mereka yang berhak atau memiliki wewenang untuk memperolehnya.

  • Integritas: melindungi akurasi dan kelengkapan informasi melalui sejumlah metodologi pengolahan yang efektif.

  • Ketersediaan: memastikan bahwa informasi terkait dapat diakses oleh mereka yang berwenang sesuai dengan kebutuhan.

Jaminan kemanan informasi dapat dicapai melalui aktivitas penerapan sejumlah kontrol yang sesuai. Kontrol yang dimaksud meliputi penerapan berbagai kebijakan, prosedur, struktur, praktek, dan fungsi -fungsi tertentu. Keseluruhan kontrol tersebut harus diterapkan oleh organisasi agar seluruh sasaran keamanan yang dimaksud dapat tercapai.

 

Manajemen WWF-Indonesia menunjukkan Leadership dan Commitment dalam hal menjaga Critical Information yang dimiliki oleh WWF dengan mengeluarkan Kebijakan Keamanan Informasi yang berlaku untuk semua staff, non staff serta pihak ketiga yang berkerja sama dengan WWF. Selain itu juga mengeluarkan Surat Tugas kepada tim Implementor ISO27001:2013 untuk mencapai Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi pada ruang lingkup Manajemen Data Keuangan di WWF.​