Catatan dari Leader WWF HoB Global Initiative Agustus 2013



Posted on 21 August 2013  |   |  en  |  id
Oleh: Dr. Tom Maddox

Catatan dari Leader WWF HoB Global Initiative bulan ini mengikuti beberapa minggu terakhir yang sangat sibuk untuk berkeliling ke kantor donor yang ada di Eropa dan Amerika memaparkan perkembangan terbaru mengenai strategi Heart of Borneo di WWF, sehingga nampaknya tulisan ini merupakan saat yang tepat untuk merangkum pemikiran terkini bagi para pembaca newsletter kami.
 
Sebagai tindak lanjut terhadap masukan dari internal dan eksternal yang ada di HoB Global Initiative tahun lalu, strategi baru ini berfokus pada penunjukkan 'bukti dari konsep' pendekatan melalui ekonomi hijau yang diuraikan dalam laporan Jantung Borneo di Rio de Janairo. Berkonsentrasi pada aturan yang ada, bisnis dan strategi masyarakat sipil yang menetapkan berbagai target yang ringkas, terukur, ambisius dan batas waktu pada tahun 2020.
 
Untuk melaksanakan semua target tersebut, strategi ini juga memperhitungkan rekomendasi bahwa WWF telah terlibat lebih jauh jika tujuannya dapat diwujudkan. Ketiga pemerintah perlu diberdayakan untuk mengambil tongkat estafet kepemimpinan yang lebih jelas dan dengan peran penting dimana terdapat organisasi lain yang juga turut bekerja di HoB dapat menuju visi HoB perlu diakui dan didukung penuh.
 
Namun, fokus yang terutama adalah untuk mendapatkan 'rumah dalam rangka' bagi WWF sendiri. Dalam Heart of Borneo WWF berbagai entitas di tempat kerja. Kantor nasional di Indonesia dan Malaysia merupakan pemeran utama di lapangan, dengan strategi nasional mereka yang sudah menangani banyak persyaratan penting dari wilayah HoB. Global Initiative merupakan kehadiran permanen tambahan di beberapa daerah dan diatas semua itu,  Borneo merupakan situs utama bagi yang lainnya, berdasarkan eksternal GI yang lain, seperti Market Transformation Initiative dan Forest Carbon Initiative serta target lain dari kegiatan hutan internasional, program air tawar dan spesies. Dampak potensial dari sumber daya ini digabungkan di HoB bisa menjadi sangat besar, namun peran dan kegiatan masing-masing perlu didefinisikan dan saling berkaitan ke tingkat yang lebih baik. Saat ini, terlalu banyak dari kita yang mendekati relasi, namun tidak cukup terkoordinasi, tujuan kita dari keamanan silo kita sendiri.
 
HoB Global Initiative sejauh ini berada di posisi terbaik untuk mencapai koordinasi ini, sehingga secara umum, menyetujui tujuan WWF yang memberi masukan bagi visi trilateral serta bekerja sama dengan individu entitas WWF untuk menentukan kontribusi masing-masing bagi tujuan ini yang merupakan prioritas pada tahun ini. Kantor nasional WWF diharapkan akan berfokus pada target HoB yang merupakan kunci bagi prioritas nasional mereka. Karena itu, GI akan lebih fokus pada masalah daerah yang mana tidak terdapat pada cakupan strategi nasional, memberikan perspektif regional dan melakukan kegiatan yang orang lain tidak lakukan. Hanya ketika WWF merasa jelas bahwa sumber dayanya sendiri sedang dimaksimalkan di HoB, setelah itu kita dapat beralih memfasilitasi posisi yang kuat bagi pemerintah dan mendukung organisasi lain di wilayah tersebut.
 
Peningkatan untuk mencapai strategi ini telah dimulai dengan menerapkan tujuan strategis baru yang sebagian besar diambil langsung dari rencana strategis nasional bagi Kalimantan, Sabah dan Sarawak. Strategi baru akan dilaksanakan oleh struktur kepegawaian yang lebih terintegrasi, memastikan bahwa semua orang yang bekerja di Borneo benar-benar mewakili tingkat dalam pengelolaan HoB serta pandangan akhir dari strategi ini akan selesai mengikuti konferensi internal WWF HoB termasuk semua orang yang terlibat di dalamnya.
 
Sementara reformasi struktural tersebut mungkin tampak jauh dari fakta di lapangan, saya percaya ini sangat diperlukan, namun jika menjemukan, ini merupakan langkah pertama untuk memaksimalkan efektivitas kami. Berangkat dari LSM yang lebih kecil, potensi WWF telah memesona saya. Namun keunggulan WWF dalam jaringan dapat juga menjadi kelemahan jika tidak dikelola dengan hati-hati. Dengan mengidentifikasi dan memfokuskan diri pada kompetensi kunci entitas individu dan kekuatan, reformasi HoB merupakan cermin untuk beberapa reformasi yang juga berlangsung di tingkat internasional melalui proses yang Truly Global yang dijelaskan dalam artikel terakhir saya.
Dr. Tom Maddox, HoB Global Initiative Leader
© WWF-Indonesia Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus