Catatan dari HoBGI Leader - HoB Newsletter edisi Desember 2013



Posted on 20 December 2013  | 
Penghujung tahun ini saat yang baik untuk kilas balik dan merefleksikan kembali masa 12 bulan terakhir. Sebuah masa untuk perubahan. Dari lapangan kita mengetahui ada beberapa perkembangan yang menggembirakan: penemuan badak di Kalimantan, pelibatan masyarakat lokal dalam proses trilateral HoB, serta komitmen ulang terhadap visi HoB dari tiga menteri HoB di pertemuan Brunei. Tetapi pada saat yang sama ada beberapa tren yang menguatirkan - data WWF yang terbaru menyebutkan bahwa tingkat signifikan hutan semakin berkurang sejak 2007, sebagian besar di luar dugaan. Kehilangan ini mengilustrasikan skala tantangan yang terbentang di depan. Agar berhasil, Inisiatif HoB memerlukan perubahan yang besar di tiga negara. Perubahan itu memang sedang terjadi, namun pertanyaannya adalah apakah itu cukup?

Beralih ke tahun 2014, kita menyadari bahwa kita perlu untuk 'pindah gigi', bekerja lebih baik, lebih cepat dan lebih efektif dari sebelumnya. WWF tidak dapat menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi oleh HoB, tetapi tentu WWF adalah salah satu pemain utama yang mendukung tiga pemerintah HoB dan sangatlah penting sumber daya WWF dapat dimaksimalkan. Tahun 2013 adalah tahun introspeksi untuk melatih bagaimana sebaiknya ini dilakukan - sebuah pit-stop dalam perlombaan menuju 2020.

Bulan November dan Desember merupakan kulminasi bagi kerja internal sepanjang tahun dengan diselenggarakannya dua pertemuan yang memfinalkan 'reformasi' kontribusi WWF terhadap HoB. Reformasi ini mungkin tidak dapat mengakomodasikan semua aspirasi di luar jejaring WWF, tetapi seharusnya dapat memperbesar dampak dari efisiensi penyaluran sumber daya WWF. Lebih rincinya akan segera diterbitkan sebagai bagian dari satu Rencana Aksi Strategis 2014-2020 yang baru, yang secara esensial akan menjadi sebuah konsolidasi besar terhadap sumber daya jejaring WWF ke dalam satu program regional - langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya di jejaring WWF.

Hasil cepat dari perubahan tersebut adalah peningkatan kapasitas - dimana WWF akan merekrut beberapa pimpinan tematik baru untuk bekerja di tiga negara di bidang ekonomi dan kebijakan lingkungan;  bisnis, pertambangan dan keuangan; pengawasan dan evaluasi; serta komunikasi. Ini akan segera diikuti dengan pemutakhiran status HoB melalui laporan yang akan menjadi bacaan menyakitkan sebagian orang namun sepatutnya dapat memacu peningkatan upaya dari sejumlah organisasi, termasuk WWF sendiri. 

Sebagian besar dari kita menikmati libur di akhir tahun, tetapi ingin mengetahui wajah baru dari  pendekatan dari WWF HoB untuk 2014... Kita akan kembali dengan lebih kuat, lebih cepat dan bekerja lebih keras.
Tom Maddox, HoB Global Initiative Leader
© WWF-Indonesia Enlarge
Ketiga menteri dan perwakilan tiga negara HoB setelah menandatangani Pernyataan Bersama Bandar Seri Begawan
© Ministry of Industry and Primary Resources - Brunei Darussalam Enlarge
Dokumentasi badak Sumatera melalui video trap - Kutai Barat Kalimantan Timur
© WWF-Indonesia/PHKA Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus