Semenanjung Kampar

Semenanjung Kampar adalah kawasan lahan gambut yang saling bersambungan dengan luas sekitar 700.000 hektar. Terletak di wilayah Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak, Provinsi Riau, semenanjung Kampar adalah salah satu “Lanskap Konservasi Harimau Prioritas Regional” bagi harimau Sumatera yang populasinya dialam liar diperkirakan menurun dan tersisa hanya 400-500 individu.Perhitungan awal oleh WWF-Indonesia menunjukkan bahwa Semenanjung Kampar yang terkelola dengan baik bisa menampung maksimum sebanyak 60 harimau

Hingga 2002, kawasan ini masih sepenuhnya ditutupi oleh hutan alam, namun pada 2007 hanya sekitar 400.000 hektar yang tersisa. Kebanyakan dari hutan yang hilang, kayu hutan alamnya, digunakan untuk memasok pabrik bubur kertas yang dijalankan oleh APP dan kompetitornya, Asia Pacific Resources International Holding (APRIL) lalu kemudian lahannya ditanami akasia. Sebagian kecil dari kawasan hutan yang hilang telah dikonversi menjadi kebun sawit atau lahan telantar. Semenanjung Kampar adalah salah satu wilayah di mana APP bergantung untuk mendapatkan bahan baku bubur kertas. Sampai 2004, perusahaan-perusahaan yang berafiliasi pada APP telah menebang sekitar 13.000 ha hutan alam di bagian barat laut dan tenggara Semenanjung Kampar (konsesi-konsesi di Siak dan Serapung). Para aktivis lingkungan prihatin bahwa manajemen hidrologis yang buruk di konsesi-konsesi ini bisa mempengaruhi keseluruhan ekosistem gambut Kampar. Tiap tahun, titik-titik api ditemukan di konsesi-konsesi ini.

Kampar dianggap sebagai lokasi konservasi penting oleh banyak LSM dan Pemerintah Indonesia:

 Laporan terkait

  / ©: WWF-Indonesia/Dinda Trisnadi
Semenanjung Kampar, Riau
© WWF-Indonesia/Dinda Trisnadi