Buku legenda asal-usul suku Dayak diterbitkan



Posted on 15 October 2010  |   |  en  |  id
Jakarta (15/10)-WWF-Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan buku “The Ot Danum From Tumbang Miri until Tumbang Rungan.” Buku ini menceritakan tokoh “Bungai” dan “Tambun”, tokoh legenda suku Dayak Ot Danum yang mendiami tengah pulau Kalimantan khususnya wilayah kabupaten Gunung Mas.

Legenda dan cerita rakyat "Bungai" dan Tambun" sangat dikenal masyarakat setempat sebagai asal usul manusia di bumi Kalimantan Tengah. Kedua tokoh kunci tersebut, dianggap tokoh supra natural sekaligus nenek moyang mereka. Walaupun areal atau situs-situs pemukiman mereka sudah banyak yang hancur dimakan usia, lokasinya masih dianggap sakral dan merupakan tempat larangan sehingga sampai sekarang tetap bertahan.

Dua penulis Dayak yakni Abdul Fattah Nahan dan During Dihit Rampai berupaya mengumpulkan kisah kedua tokoh tersebut dan menuliskannya ke dalam bahasa Dayak Ngaju. Agar dapat dimengerti oleh seluruh masyarakat Indonesia dan warga dunia, buku ini pun diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Buku ini diharapkan dapat menjadi media komunikasi efektif untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian budaya dan lingkungan hidup.

“Secara umum berdasarkan filosofi, keyakinan tradisional dan nilai nilai kebijakan lokal mempunyai pengaruh dan dampak besar terhadap pengikutnya dalam memandang bagaimana upaya perlindungan dan pemanfaatan terhadap alam secara bijak. Buku ini bermaksud sebagai media pengingat dan panggilan untuk tetap menerapkan nilai sakral masyarakat Dayak dalam memelihara dan melindungi alam yang menjadi urat nadi kehidupan mereka,” jelas Rosenda C. Kasih,  Project Leader WWF-Indonesia Kalimantan Tengah.

Senada dengan Rosenda, Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang, SH juga menuturkan harapannya dalam sambutannya di buku tersebut. Ia berharap buku yang memaparkan potensi kabupaten Gunung Mas tersebut dapat memberikan kesadaran terhadap pelestarian budaya dan lingkungan hidup serta meningkatkan kemajuan pariwisata.

Berdasar catatan WWF, Kabupaten Gunung Mas memiliki arti penting sebagai salah satu bagian sistem daerah aliran sungai besar yang mengalir di Kalimantan Tengah. Bersama Kabupaten Katingan, Kabupaten Barito Utara, dan Kabupaten Murung Raya, Gunung Mas masuk dalam wilayah Heart of Borneo (HoB)

Selengkapnya...

Comments

blog comments powered by Disqus