Berdasarkan penelitian (Husson & Bernard (2004); (WWF, Ancrenaz ,BKSDA/BTNS (2007)), disimpulkan terdapat 6000-9000 populasi orang-utan di Sebangau. Populasi orang-utan (Pongo pygmaeus) di Taman Nasional Sebangau berada dalam ancaman, terutama hilangnya habitat, fragmentasi habitat dan perburuan. Pembalakan liar yang terjadi dimasa yang lalu mengaibatkan berkurangnya habitat mereka secara signifikan. WWF bekerjasama dengan Taman Nasional Sebangau mendukung upaya konservasi orangutan baik untuk kelestariannya dan kesejahteraan masyarakat.
Kekayaan Keanekaragaman Hayati di Sebangau
Ekosistem Sebangau menyediakan gudang air bersih untuk tempat-tempat di sekitarnya, yang mengandung keanekaragaman hayati, serta produksi ekonomi non-kayu (NTFP) untuk ±62.000 masyarakat lokal. Berdasarkan data CIMTROP, terdapat 150 spesies burung , 34 spesies ikan, 35 spesies mamalia. Di kawasan ini juga terdapat 808 spesies flora (WWF & LIPI 2007).