Community Empowerment
Pemberdayaan Masyarakat
Kegiatan yang berhubungan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan upaya penghasilan alternatif, antara lain:
- Ekowisata; kegiatan ini merupakan pilar peluang baru pengelolaan Sebangau secara berkelanjutan. Dalam upaya menginisiasi kegiatan ekowisata di Sebangau, maka Balai Taman Nasional Sebangau dan WWF-Indonesia menawarkan Konsep Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat (Community Based Ecotourism Development) artinya penggabungan antara konsep Community Based Tourism dan Ecotourism, untuk mengangkat pengembangan ekonomi tanpa melupakan konsep pembangunan berkelanjutan, dengan berakar pada potensi lokal.
- Pertanian berkelanjutan; dengan melaksanakan proyek ujicoba tanaman lidah buaya (Aloe vera) di lima desa di Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau pada 2004. Pendampingan yang dilakukan dilaksanakan mulai dari penyiapan lahan, pembagian bibit, penanaman dan pemeliharaan, masa panen dan ujicoba industri rumah tangga serta pemasaran dalam skala lokal. Pada tahun 2008-2009 menjadi target tujuan mengembangkan pangsa pasar industri Aloe Vera.
- Perikanan; kegiatan yang dilakukan dalam rangka peningkatan/pengembangan alternatif mata pencaharian yang ramah lingkungan. Kegiatan ini merupakan kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Katingan yaitu Dinas Perikanan dan Kelautan. Kegiatan ini berupa pelaksanaan pelatihan budidaya perikanan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah petani/nelayan (perikanan) yang mengikuti pelatihan dapat memiliki pengetahuan dasar yang memadai tentang sistem budidaya perikanan dan pemeliharaannya.
- Agroforestry; menjadi salah satu bentuk metode populer bersifat tradisional dalam sistem, atau teknologi penggunaan lahan yang memiliki kaitan yang erat dengan berbagai aspek sosial-budaya di masyarakat. Kini masyarakat di beberapa desa sudah memiliki beberapa kebun entres yang ditanami karet dan buah-buahan seluas 1 Ha tiap desa-nya. Penentuan lahan dan pengelolaannya ditentukan sendiri oleh masyarakat yang dibagi dalam kelompok-kelompok tani. Upaya ini untuk mempertahankan nilai-nilai sosial-budaya yang positif di masyarakat, serta mengembangkannya guna pencapaian tujuan pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- Home Industry; Langkah upaya penguatan kelompok masyarakat di wilayah konservasi Sebangau diimplementasikan berupa peningkatan ketrampilan bagi kaum wanita. Kegiatan ini berupa pelatihan pembuatan abon ikan, kripik buah, anyaman rotan dan industri lidah buaya. Pelatihan pembuatan telah dilakukan untuk menciptakan peluang pemasaran produk berbahan baku buah, rotan dan ikan di tahun 2008 ini. Pembekalan ketrampilan ini diharapkan agar para perempuan dapat mengaktualisasi diri serta kemampuan mereka dalam menambah penghasilan keluarga dan juga sebagai pelaku pelestari lingkungan.
