Collaborative Management
Manajemen Kolaboratif di Taman Nasional Sebangau
Sesuai kapasitasnya sebagai lembaga yang punya kepedulian terhadap konservasi, WWF berperan sebagai inisiator dan fasilitator demi kelestarian Sebangau dan bukan sebagai ‘pemilik’ kawasan. Pada kawasan Taman Nasional Sebangau akan dikembangkan konsep pengelolaan kolaboratif (Collaborative Management) antara Balai Taman Nasional Sebangau dengan para pihak seperti pemerintah setempat, dinas/instansi terkait, lembaga non pemerintah, masyarakat lokal, forum masyarakat, lembaga peneliti dan swasta.
Balai Taman Nasional Sebangau dan WWF-Indonesia mengembangkan strategi perlindungan pelestarian kawasan melalui restorasi/rehabilitasi ekosistem dan pengembangan sosio-ekonomi masyarakat. Restorasi/rehabilitasi ekosistem melalui penabatan kanal/parit, pengelolaan kawasan lindung, rehabilitasi hutan, dan pengembangan infrastruktur. Sedangkan program pengembangan sosio-ekonomi yaitu mempromosikan ekonomi alternatif yang berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
