"Contact Center" WWF-Indonesia resmi diluncurkan
Oleh: Nur Anisah
Jakarta (26/08)-Bertepatan dengan acara buka bersama seluruh Staff WWF-Indonesia kantor Jakarta, Kamis 26 Agustus 2010, Contact Center WWF-Indonesia diresmikan oleh CEO WWF-Indonesia, Efransjah.
Enam sahabat hutan kumpulkan 60 ribu pohon
10 Agustus 2010
Jakarta, Indonesia – Memasuki bulan ke tiga kompetisi “Forest Friends” atau “Sahabat Hutan” yang diadakan oleh WWF, enam orang pemuda finalis kompetisi telah berhasil mengumpulkan hampir 60 ribu pohon untuk menghijaukan kembali habitat kritis harimau di Sumatera. Jumlah pohon ini akan terus bertambah sejalan dengan bertambahnya dukungan yang berhasil mereka kumpulkan secara online.
WWF luncurkan kampanye "Green and Fair Products"
29 Juli 2010
Jakarta (29/07)- Untuk mendorong konsumsi ramah lingkungan dan memperjuangkan nilai keadilan, WWF-Indonesia hari ini (29/07) meluncurkan kampanye edukasi publik “Green and Fair Products” di Balai Sarwono, Jakarta Selatan.
Berlibur dan belajar dengan alam di TN. Tesso Nilo
Oleh: Syamsidar
Pekanbaru (30/06)-Sebanyak 18 orang siswa-siswi SLTA dari tiga kabupaten dan Kota Pekanbaru mengikuti Program Berlibur dan Belajar dengan Alam di Taman Nasional Tesso Nilo pada 24-26 Juni 2010. Peserta merupakan siswa yang diseleksi dari karya tulis yang telah dikirim ke panitia sebagai persyaratan untuk kegiatan.
WWF inisiasi Asosiasi Petani Madu di Tesso Nilo
Oleh: Masayu Yulien Vinanda
Pekanbaru (09/06)-Rendahnya harga madu hutan Tesso Nilo di pasar lokal mendorong WWF-Indonesia program Riau menginisiasi pembentukan Asosiasi Petani Madu Hutan Tesso Nilo (APMTN). Awalnya, harga madu curah produksi para petani madu tersebut dijual di pasar lokal dengan harga 15-20 ribu rupiah perkilogram akibat tidak adanya koordinasi antara para petani madu Tesso Nilo. Kini, AMPTN sanggup menyerap madu hutan Tesso Nilo seharga 33 ribu rupiah perkilogram.
Madu Tesso Nilo tembus pasar internasional
Oleh: Masayu Yulien Vinanda
Pekanbaru (14/06)-Madu Sialang yang merupakan sumber pendapatan kedua masyarakat di sekitar kawasan hutan Tesso Nilo (setelah getah karet) kini masuk pasar Internasional. Awal Juni lalu, TLH Product Industries yang berbasis di Selangor, Malaysia membeli satu ton madu organik produk tiga desa di sekitar kawasan konservasi Tesso Nilo yakni Lubuk Kembang Bunga, Air Hitam, dan Gunung Sahilan.
Dr. Efransjah: CEO baru WWF-Indonesia
Dengan bangga, WWF-Indonesia memperkenalkan Dr. Efransjah, CEO baru WWF-Indonesia. Dr. Efransjah atau yang lebih akrab disapa Pak Efransjah berada dalam garda depan kepemimpinan organisasi konservasi dengan sekitar 380 staf ini mulai 15 Juni 2010.
Pemerintah luncurkan Peta Jalan Penyelamatan Ekosistem Sumatera
11 Mei 2010
Jakarta – Hari ini empat kementerian dan Gubernur se-Sumatera meluncurkan sebuah dokumen “Peta Jalan Menuju Penyelamatan Ekosistem Sumatera: Visi Sumatera 2020”. Dokumen peta jalan ini selanjutnya akan menjadi acuan propinsi dalam mewujudkan kesepakatan 10 Gubernur se-Sumatra untuk penyelamatan ekosistem Sumatera yang dideklarasikan pada 18 September 2008 dan diumumkan secara resmi dalam Kongres Konservasi Dunia IUCN di Barcelona, Spanyol Oktober 2008. Kesepakatan Gubernur se-Sumatera yang didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Pekerjaan Umum, Kehutanan dan Dalam Negeri untuk penyelamatan ekosistem pulau Sumatera tersebut mencakup komitmen dalam penataan ruang berbasis ekosistem, restorasi kawasan kritis, dan perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi di Sumatera.
Saatnya Korporasi jadi Bagian dari Solusi
Jakarta – Dengan perubahan dinamika pasar dan perubahan iklim global tahun 2010 adalah momentum bagi pelaku bisnis untuk memberikan menjadi bagian dari solusi dan memberikan dukungan nyata bagi upaya pelestarian lingkungan hidup.
Gabung bersama WWF pada perayaan Hari Bumi
Bulan April adalah bulannya hari bumi, hari kebesaran bagi pecinta lingkungan. menyambut "hari kebesaran"ini WWF-Indonesia menyelenggarakan event publik bekerja sama dengan ancol bertema Celebrating Earth Day, Let's Do Better for Earth.