M3 - Sulawesi Tenggara

Kampanye Pengelolaan Sumber Daya Alam

Tujuan
Mengkampanyekan atau menyampaikan pesan-pesan lingkungan melalui bauran media baik cetak, radio, televisi. Secara garis besar, tujuan dari kampanye ini adalah memperbaiki kebijakan, mendorong perubahan kebijakan maupun perubahan perilaku yang pro lingkungan. Wartawan terlibat secara penuh untuk mendukung kampanye-kampanye M3. Saat ini lima media mainstream di Sulawesi Tenggara yakni Kendari Pos Media Sultra, Kendari TV, Radio Swara Alam, M Radio beserta 28 radio supporter di lima kabupaten se-Sulawesi Tenggara secara rutin ikut mengkampanyekan pesan lingkungan tersebut.

 Latar Belakang

Program Multi Media Machine diawali dengan inisiasi yayasan Lestari di Manado, Sulawesi Utara. Visi dan misi Yayasan Lestari adalah membangun kesadaran dan mengubah perilaku para pemangku kepentingan publik dan lingkungan secara transparan. Dalam mencapai tujuan tersebut, Yayasan Lestari mengedepankan pendekatan advokasi multi media yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, moral dan hukum. Secara internal, Yayasan Lestari dipimpin oleh seorang Direktur Eksekutif yang mengkoordinir lima divisi yakni Multi Media Machine (M3), Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), Jaringan Komunikasi PSDA Sulawesi, produksi serta Administrasi dan keuangan. Divisi Multi Media Machine atau M3 itulah yang diadaptasi di Sulawesi Tenggara. Program M3 berjalan efektif sejak November 2005.

Tim Kecil

Tim Kendari menyebut dirinya “Tim Kecil”. Program yang dijalankan disesuaikan dengan kebutuhan jaringan maupun mitra di Sulawesi Tenggara. Program utama tim kecil WWF-Lestari di Sulawesi Tenggara adalah melakukan kampanye multi media atas isu-isu lingkungan. Proses kampanye biasanya dimulai dengan diskusi reguler antara NGOs dan media-media terkait. Selanjutnya diikuti dengan jurnalis trip, media gathering, penerbitan di media massa, dialog interaktif di radio atau televisi, pembuatan film documenter dan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan kampanye lingkungan.

Di Kendari, Tim kecil menjadi tempat berkumpulnya wartawan-wartawan cetak, televisi maupun radio. Secara umum, tidak semua wartawan yang berada dalam tim kecil memiliki sense of interest terhadap isu lingkungan. Namun secara bertahap, mereka membangun diri untuk melihat isu-isu lingkungan dari banyak sudut pandang dan belajar untuk itu. Kantor tim kecil juga terbuka bagi siapapun dan diarahkan menjadi bank data lingkungan.

Tentang Tema

Tema biasanya menjadi pilihan setelah proyeksi isu. Mitra dan tim kecil WWF-Lestari secara bersama akan membahas pokok persoalan dan menentukan sudut pandang agar kampanye bisa berjalan bagus melalui media. Tema-tema berikut biasanya menjadi pilihan:

Pertama soal kelautan. Mencakup : Zonasi, Pengelolaan laut yang ramah lingkungan, pengamanan spesies tertentu, pencaharian alternatif bagi nelayan, terumbu karang dsb.

Kedua soal kehutanan, mencakup : Illegal logging, perambahan hutan, social forestry, HPH dsb. Kami telah melakukan kampanye di Kabupaten Muna, Konawe dan Konawe Selatan dengan melibatkan NGOs dan mitra masyarakat.

Ketiga tata ruang kota: ini mencakup pengelolaan ruang-ruang kota, sampah dan pengelolaanya, ruang terbuka hijau, lokasi galian tambang C , analisa dampak lingkungan dan sebagainya.

Keempat soal energi dan listrik : Sejauh ini monitoring media tak menunjukkan adanya respon yang cukup besar atas isu ini.

 

Isu M3 yang Telah di Lakukan

2005-11 Air BersihBinongko
2005-12 Ilegal Loging Muna
2006-01 Suaka Margasatwa Tanjung Peropa
2006-02 Sampah di Kota Kendari
2006-03 Pendidikan Lingkungan Hidup di Sultra
2006-04 Karang Saponda – Kelola Laut Berbasis Masyarakat
2006-05 Terumbu Karang di Taman Nasional Kepulauan Wakatobi
kayu.jpg
2006-06 Sertifikasi Kayu di Konawe selatan
2006-07 Pendidikan Alternatif Untuk Masyarakat Bajo
2006-08 Hutan Konawe – Konsesi HPH di konawe
2006-09 Progam Pasca HPH
2006-10 Lautku, Laut Mu, Laut Kita – Kelola Laut
2006-11 Laut Sehat, Seafood Sehat – Kebijakan Kelola Laut
2006-12 Kaleidoskop Lingkungan 2006
2007-01 Sistem Peringatan Dini
Persiapan Nyelam
2007-02 Piala Adipura Kabupaten kolaka
2007-03 Tata Ruang
2007-04 Hutan Lambusango Sebagai Sumber Air
2007-05 Pemimpin Pro Lingkungan
2007-06 Pertanian Organik
2007-07 Perikanan Berkelanjutan
2007-08 Ruang Terbuka Hijau
2007-09 Trend Ruang Terbuka Hijau
2007-10 Pengelolaan Kolaborasi TNKW
Penyu Hijau merayap naik untuk bertelur di pulau Runduma (foto   oleh Indarwati Aminuddin)
2007-11 Pengalihan Fungsi Lahan
2007-12 DAS Konaweha
2008-01 Perikanan Indonesia
2008-02 Hutan Tanaman Rakyat di Kabupaten Konawe selatan
2008-03 No More tambang
2008-04 Krisis Energi / Listrik
2008-05 DAS
2008-06 Tambang Kabaena
Panorama di kampung Bajo Mantigola di Kaledupa
2008-07 Ketersediaan Air
2008-08 Kuasa Pertambangan
2008-09 Pertambangan & Perikanan
2008-10 TNRAW
2008-11 TNRAW – Penyangga Air
2008-12 Tanjung Peropa 
2009-01 Alih Fungsi Areal Konservasi
2009-02 Alih Fungsi Areal Konservasi 2
2009-03 Tata Ruang

2009-04 Ekonomi Mikro – Wakatobi
2009-05 Tambang Emas Bombana
2009-06 Pasca Tambang Emas Bombana
2009-07 Telaah Kawasan Konservasi
2009-08 Nilai Ekonomis Teluk Kendari
2009-09 Manajemen Bersama Teluk
2009-10 Konservasi VS Pertambangan
2009-11 Kajian Alih Fungsi Konservasi

2009-12 Menolak Tambang
2010-01 Sawit Konawe Utara
2010-02 Keterjaminan Air
2010-03 Manajemen Hulu Hilir untuk Air
2010-04 Modal Untuk Sektor Berkelanjutan

Informasi lebih lanjut hubungi :
Kantor Tim Kecil Multi Media Machine,
Jl Bunga Matahari No 43,
Kendari - Sulawesi Tenggara
Telepon ;0401-3121437
 / ©: WWF-Indonesia
Nyelam
© WWF-Indonesia