SEAFOOD SAVERS

SEAFOOD SAVERS / ©: Aulia Rahman
SEAFOOD SAVERS
© Aulia Rahman

SOLUSI BISNIS UNTUK PERIKANAN YANG BERKELANJUTAN DAN BERTANGGUNG JAWAB

Masa depan perikanan di Indonesia juga ditentukan oleh para pelaku usahanya

Latar Belakang

Tekanan terhadap sumber daya perikanan dunia semakin meningkat. Laporan FAO 2010 menyebutkan 53 persen sumber daya ikan telah dimanfaatkan secara maksimal (fully exploited), 28 persen dimanfaatkan berlebih (overexploited), 3 persen habis (depleted) dan sebanyak 1 persen dalam pemulihan. Baik perikanan tangkap maupun budi daya telah menyumbang pada eksploitasi sumber daya perikanan ini.
 
Sejak tahun 2008, WWF-Indonesia melakukan modifikasi atas strategi intervensinya di bidang perikanan. Selain mengintensifkan upaya perubahan di kelompok pelaku perikanan yang tidak berkelanjutan, WWF juga memberi sorotan kepada para pelaku industri yang menjalankan aktivitas perikanannya dengan bertanggung jawab. Dengan mengapresiasi pelaku usaha di muka publik, mereka mendapat insentif atas tindakannya yang bertanggung jawab dalam menjalankan bisnis perikanan.
 
Seafood Savers: Sebuah Solusi Bisnis
Sejak dibentuk tahun 2009, Seafood Savers ditujukan menjadi landasan relasi antarusaha (business-to-business platform) yang di dalamnya produsen perikanan, ritel dan kelompok institusi keuangan bersama-sama berupaya menggalakkan bisnis dan praktik perikanan yang ramah lingkungan.
 
Seafood Savers mengacu pada dua sertifikasi perikanan berkelanjutan dan bertanggung jawab, yaitu Marine Stewardship Council (MSC) untuk perikanan tangkap dan Aquaculture Stewardship Council (ASC) untuk perikanan budi daya.
 
Tujuan Seafood Savers
Secara umum, Seafood Savers bertujuan mewujudkan kegiatan perikanan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab melalui upaya bersama para pelaku di industri perikanan. Secara spesifik, Seafood Savers bertujuan untuk:
 
  1. Memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang melaksanakan praktik-praktik perikanan bertanggung jawab;
  2. Mendampingi perusahaan untuk mendapatkan sertifikasi MSC dan atau ASC melalui kegiatan perbaikan perikanan tangkap dan budi daya;
  3. Memfasilitasi pengadaan produk seafood yang bertanggung jawab melalui hubungan bisnis yang terjalin antara produsen, ritel dan institusi keuangan yang menjadi anggota Seafood Savers;
  4. Mendorongkan kebijakan nasional yang mendukung industri perikanan yang berkelanjutan;
  5. Mengedukasi konsumen mengenai pentingnya memilih dengan bijak produk-produk seafood yang bertanggung jawab.