Ekoregion
Ekoregion
Pendistribusian sumber daya laut dan proses ekologi yang berakibat pada pendistribusian ini tidak mengikuti batasan adminsitratif. Di atas semuanya itu, unit-unit biofisik dan ekologi harus ditinjau untuk mencapai strategi konservasi yang efektif. WWF bertujuan untuk mencapai konservasi global dalam ruang lingkup yang jelas yang disebut ekoregion. Ekoregion merupakan daratan atau perairan yang besar yang berisi spesies-spesies, komunitas alam dan kondisi lingkungan yang bersatu secara nyata dalam sebuah lingkup geografis.
Batasan-batasan sebuah ekoregion tidak tetap atau tidak pasti, tetapi lebih mencakup sebuah area dimana proses ekologi dan evolusi yang penting dapat berinteraksi secara erat. Adapun kriteria utama yang dipakai untuk mengidentifikasi sebuah ekoregion adalah:
- Adanya area geografi yang nyata
- Adanya komunitas alam dan spesies yang khas (terutama ikan-ikan karang)
- Kondisi lingkungan (seperti arus, temperatur permukaan laut, kadar garam, dan kedalaman laut.
WWF Global 200 mencakup 43 ekoregion. Ekoregion-ekoregion ini merupakan daerah dimana target konservasi laut diimplementasikan sebagai prioritas. Indonesia merupakan tuan rumah dari 3 daerah prioritas ekoregion ini:
- Sulu Sulawesi Marine Ecoregion (SSME),
- Banda Flores Marine Ecoregion (BFME),
- Bismarck Salomon Seas Ecoregion (BSSE).
Dalam setiap ekoregion, WWF menerapkan strategi lokasi inti dan lokasi pendukung.

