Tekanan Keras menjelang Evaluasi Panel Perubahan Iklim Dunia
Jika panel antarnegara tak dapat dipercaya memberikan laporan atas perubahan iklim, ke manakah dunia akan berkiblat merumuskan kebijakan terkait?
Agustus Terpanas di Jepang
BULAN Agustus tahun ini adalah yang terpanas di Jepang. Sebagian penyebabnya adalah memanasnya temperatur yang dipicu oleh global warming atau pemanasan global.
Mekanisme Kredit Karbon Perlu Dirombak
BRUSSELS, Rabu -
Degradasi Hulu Sungai Penyebab Banjir
PUTUSSIBAU, KOMPAS -Degradasi lingkungan di hulu Sungai Kapuas menjadi salah satu penyebab banjir yang merendam sejumlah wilayah Putussibau, ibu kota Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Banjir di Putussibau terjadi hampir setiap tahun sejak 2007.y Tenaga staf World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia Kantor Putussibau, Yudiati Puspitasari Vivin, yang dihubungi dari Pontianak, Selasa (24/8), mengatakan, sebagian kawasan hutan di hulu Sungai Kapuas rusak akibat aktivitas berladang.
Pulihkan Terumbu Karang Indonesia
JAKARTA - Kondisi terumbu karang di perairan Indonesia kini semakin memprihatinkan. Tercatat, hanya 3096 terumbu karang dalam kondisi baik, 70% rusak. Padahal luas ekosistem terumbu karang Indonesia yang diperkirakan mencapai 75 ribu kilometer persegi, mewakili 15% terum-buh karang dunia. Selain terumbu karang, Indonesia memiliki 362 spesies scleractinia atau karang batu, sehingga Indonesia disebut sebagi episenter dari sebaran karang batu dunia.
Iwapi Usul Angin Jadi Sumber Daya Listrik
UNTUK mengantisipasi kurangnya daya sumber listrik, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) mengusulkan tenaga angin dijadikan sumber daya listrik di Indonesia.
Kompensasi Moratorium Hutan Indonesia Dinilai Terlalu Kecil
Jakarta - Moratorium Kehutanan yang ditandatangani bersama Indonesia dan Norwegia ternyata banyak merugikan pemerintah Indonesia. Pasalnya, nilai kompensasi yang diberikan pihak Norwegia itu hanya US$1 miliar atau setara dengan 6% dari nilai APBN Norwegia. Jelas angka ini terlalu kecil buat Indonesia.
Dunia Alami Krisis Iklim
Musim panas kali ini menambah deretan bukti bergesernya iklim dunia. China dan Pakistan tengah mengalami bencana yang saling susul-menyusul akibat dari hujan lebat, banjir dan semburan lumpur. Serangan gelombang panas menimpa Eropa Timur dan Rusia, kekeringan yang melanda Rusia menyebabkan kebakaran hutan. Jepang juga tidak luput dari serangan panas sedangkan Amerika Selatan telah beranjak ke musim dingin yang menusuk.
China Pusing Karena Sumpit
BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China sedang pusing gara-gara sumpit. Negara yang memiliki kebiasaan makan dengan sumpit itu rupanya sudah gencar mengampanyekan pelarangan sumpit sekali pakai yang terbuat dari bambu dan kayu karena dinilai merusak lingkungan.
Program 50.000 Sepeda untuk Alam
Neraca - Tahun 2008, ABC News mengungkap laporan WWF yang menyatakan proses deforestasi di satu provinsi Sumatra, memproduksi gas rumah kaca sebanding dengan negara-negara industri besar di dunia. Emisi dari proses deforestasi, khususnya lahan gambut yang tersusun dari lapisan-lapisan tumbuhan yang setengah membusuk, telah membuat Indonesia menempati posisi ketiga sebagai negara penghasil emisi karbon terbesar di dunia, setelah Amerika Serikat dan Cina.