Bekantan | WWF Indonesia

Bekantan



Posted on 02 November 2018   |  

Bekantan (Nasalis larvatus) adalah primata endemik Kalimantan yang hidup di ekosistem tepi sungai, terutama di bagian muara sungai, hingga mencapai 60 sampai 300 kilometer jauhnya ke arah pedalaman. Monyet ini juga kerap dikenal dengan sebutan monyet belanda, karena memiliki hidung besar memanjang yang khas. Individu jantan memiliki hidung yang lebih besar daripada betinanya. Hidung ini diduga memiliki fungsi bagi pada pejantan untuk menarik perhatian betina saat musim kawin.
 
Monyet endemik Kalimantan ini mengonsumsi buah dan biji-bijian, daun-daunan yang menghasilkan banyak gas pada waktu dicerna, dan mengakibatkan perutnya terlihat membuncit. Spesies ini menghabiskan sebagian waktunya di atas pohon dan hidup berkelompok dengan jumlah 10 sampai 32 individu dengan satu alpha.
 
Masa depan bekantan  berada  dalam  keadaan  sangat  kritis. Satwa khas Kalimantan ini diburu untuk dikonsumsi dagingnya karena dipercaya dapat meningkatkan stamina. Selain itu, Bekantan juga banyak diperdagangkan untuk dipelihara. Hal ini membuat populasi Bekantan di habitatnya terus menurun dan terancam kepunahan.

Comments

blog comments powered by Disqus