Cendrawasih | WWF Indonesia

Cendrawasih



Posted on 02 November 2018   |  

Burung Cendrawasih diberi julukan burung dari surga berkat kecantikannya. Diduga terdapat 30 jenis Cendrawasih yang ada di Indonesia dan 28 jenis di antaranya dapat ditemukan di Papua. Semua spesies tersebut berstatus dilindungi dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Itu artinya spesies-spesies ini tidak boleh diburu, disakiti, dibunuh, dan diperdagangkan. Bila ada pihak yang melanggar undang-undang tersebut, akan menerima hukuman 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp.100 juta. Salah satu spesies yang paling sering kita lihat adalah Cendrawasih Kuning Kecil (Paradisaea minor). Pemanfaatan bulu burung cenderawasih masih diperbolehkan hanya untuk kepentingan masyarakat lokal dalam menghiasi pakaian adat mereka, tentunya tidak secara berlebihan dan untungnya masyarakat Papua memiliki kearifan lokal dan adat untuk turut menjaga kelestarian burung ini.
 
Burung cantik yang menjadi ciri khas tanah Papua ini sayangnya masih menjadi target perburuan dan perdagangan spesies ini masih sangat marak. Burung Cendrawasih masih banyak diperjualbelikan dan dijadikan souvenir, baik dalam bentuk hidup atau pun yang sudah diawetkan. Ini jelas merupakan tindak kejahatan lingkungan dan melanggar hukum yang berlaku di Indonesia dan harus segera kita hentikan. Bukan tidak mungkin bila rantai perburuan dan perdagangan cendrawasih terus terjadi, kita akan kehilangan spesies cantik ini.

Comments

blog comments powered by Disqus