Hiu dan Pari | WWF Indonesia

Hiu dan Pari



Posted on 02 November 2018   |  

Di perairan Indonesia ditemukan sekitar 218 jenis hiu dan pari. Dari sekitar 1.250 jenis hiu, pari, dan hiu hantu di dunia. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 26 jenis yang bernilai ekonomis tinggi di pasar nasional dan internasional. Jenis-jenis hiu tersebut diantaranya dari famili Carcharhinidae, Lamnidae, Alopiidae dan Sphyrnidae serta pari dari famili Mobulidae (pari manta dan pari mobula) yang merupakan kelompok hiu dan pari paling umum dimanfaatkan sirip dan insangnya.
 
Saat ini, jumlah populasi hiu di Indonesia tengah mengalami penurunan. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2016, Indonesia merupakan negara produsen hiu terbesar di dunia, dengan kontribusi sebesar 16,8% dari total tangkapan dunia. Tidak hanya ancaman tangkapan sampingan (satwa yang tertangkap secara tidak sengaja), penurunan populasi hiu juga terjadi akibat eksploitasi berlebihan yang didorong oleh tingginya permintaan akan produk-produk satwa tersebut (seperti sirip, daging, dan lain sebagainya).
Pemanfaatan dan eksploitasi hiu dan pari (elasmobranchii) secara global sangat mengkhawatirkan. Tingginya jumlah permintaan sirip hiu dan insang pari manta di pasar internasional, mendorong tanda-tanda eksploitasi berlebih dengan adanya penangkapan hiu dan pari di banyak negara.

Comments

blog comments powered by Disqus