Rayakan Hari Hutan Internasional Bersama Panda Mobile di Sekolah Budi Luhur Pondok Aren | WWF Indonesia

Rayakan Hari Hutan Internasional Bersama Panda Mobile di Sekolah Budi Luhur Pondok Aren



Posted on 08 April 2019   |  
Panda Mobile di Sekolah Budi Luhur Pondok Aren (20/03/2019).
Panda Mobile di Sekolah Budi Luhur Pondok Aren (20/03/2019).
© WWF-Indonesia
Oleh: Mecca Verdiano Boor (Volunteer Panda Mobile)
Hutan memiliki peranan penting dalam kehidupan. Hutan berfungsi sebagai pemasok oksigen terbesar untuk seluruh penghuni bumi. Hutan juga menyediakan air bersih untuk makhluk hidup, kertas untuk menulis, sumber bahan bangunan, dan masih banyak lagi. Menyadari betapa besarnya manfaat hutan, maka kita mendedikasikan satu hari khusus untuk hutan. Hari Hutan Internasional (International Forest Day) yang jatuh setiap tanggal 21 Maret, akan selalu mengingatkan kita untuk senantiasa merawat dan mencintai hutan.

Dalam rangka memperingati Hari Hutan Internasional tahun ini, Sekolah Budi Luhur Pondok Aren mengundang tim Panda Mobile untuk mengisi kegiatan edukasi lingkungan di lembaga pendidikan tersebut pada Rabu (20/03). Ternyata, Hari Hutan Internasional di Sekolah Budi Luhur dirayakan dengan meriah. Pada momen itu, semua siswa diperkenankan mengenakan pakaian bertema hutan, yaitu baju dengan warna dasar hijau atau bergambar binatang. Semangat keriaan juga begitu terasa ketika siswa Kelompok Bermain, Taman Kanak-kanak, dan Sekolah Dasar Budi Luhur menyambut kedatangan tim Panda Mobile dengan gembira. Bahkan, siswa TK dan SD Budi Luhur nampak tidak sabar untuk segera naik ke truk Panda Mobile.

Tim Panda Mobile tak mau kalah semangat dengan siswa-siswi Sekolah Budi Luhur. Panda Mobile langsung membuka dengan perkenalan seputar WWF-Indonesia dan satwa yang dilindungi. Kemudian, Panda Mobile mengajak peserta cilik mengikuti kegiatan laboratorium air dan juga permainan engklek harimau dan orangutan.

Di truk Panda Mobile, seluruh siswa disuguhkan video-video seputar satwa dan lingkungan. Para peserta cilik berkesempatan menonton sebuah tayangan mengenai Badak Jawa yang jumlahnya kini sangat sedikit. Selain itu, ada pula video yang bercerita tentang perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap alam dan hewan, sehingga mengakibatkan lingkungan rusak dan penuh sampah. Siswa Budi Luhur memperhatikan video dengan seksama. Mereka menangkap pesan lingkungan sehingga lebih bersemangat untuk terus melestarikan alam dan satwa. Usai kegiatan, semua murid berkesempatan untuk foto bersama di truk Panda Mobile.

Selama berkegiatan di Sekolah Budi Luhur, tim Panda Mobile mendapati satu hal yang menarik. Ternyata Sekolah Budi Luhur tidak menyediakan tempat sampah di dalam gedung sekolah. Sekolah Budi Luhur memiliki prinsip bahwa sampah yang dibawa oleh siswa menjadi tanggung jawab pribadi. Sehingga setiap murid harus membawa pulang kembali sampah yang mereka hasilkan. Dengan begitu, siswa Budi Luhur belajar menjaga dan melestarikan lingkungan sejak dini.
Panda Mobile di Sekolah Budi Luhur Pondok Aren (20/03/2019).
Panda Mobile di Sekolah Budi Luhur Pondok Aren (20/03/2019).
© WWF-Indonesia Enlarge
Panda Mobile di Sekolah Budi Luhur Pondok Aren (20/03/2019).
Panda Mobile di Sekolah Budi Luhur Pondok Aren (20/03/2019).
© WWF-Indonesia Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus