Panda Mobile Ajak Siswa Global Insani Islamic School Mengenal Satwa Payung | WWF Indonesia

Panda Mobile Ajak Siswa Global Insani Islamic School Mengenal Satwa Payung



Posted on 08 April 2019   |  
Panda Mobile WWF-Indonesia di Global Insani Islamic School, Bekasi (21/03/2019).
Panda Mobile WWF-Indonesia di Global Insani Islamic School, Bekasi (21/03/2019).
© WWF-Indonesia
Oleh: Mecca Verdiano Boor (Volunteer Panda Mobile)
Kamis (21/03), tim Panda Mobile WWF-Indonesia menyambangi Global Insani Islamic School, Bekasi. Pada kunjungan perdana ke sekolah tersebut, Panda Mobile berkesempatan mengajak siswa kelas tiga Sekolah Dasar untuk bermain sambil belajar mengenal satwa payung.

[Baca juga: Cara Mengundang Panda Mobile]

Satwa payung adalah enam satwa endemik Indonesia yang memiliki daerah jelajah dan home range yang sangat luas sehingga memiliki dampak besar terhadap lingkungannya. Hewan yang tergolong satwa payung adalah Harimau Sumatera, Gajah Sumatera, orangutan, badak, penyu, dan hiu paus. Namun, keenam satwa payung tersebut kini terancam punah, sehingga menjadi fokus kerja konservasi WWF-Indonesia.

Acara dimulai dengan ice breaking tarian A Ram Sam Sam. Kegiatan berikutnya adalah dongeng yang berkisah tentang seekor Harimau Sumatera yang bertemu dengan orangutan karena kebakaran hutan. Para siswa tampak antusias saat mendengarkan cerita. Mereka terlihat menyimak dengan seksama, dan terkadang tertawa saat ada bagian kisah yang lucu.

Setelah mendengarkan dongeng, para siswa diajak bermain sambil belajar di beberapa pos, dimulai dari pos engklek orangutan dan Harimau Sumatera, pos jelajah Papua dan pos film. Peserta melakukan kegiatan dengan didampingi volunteer Panda Mobile yang siap membimbing siswa belajar mengenal satwa paying di setiap pos. Para sukarelawan juga selalu menyelipkan pesan agar peserta cilik bisa melestarikan bumi dengan tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, dan bijak dalam pemakaian air.

Setiap pengetahuan baru yang disampaikan tim Panda Mobile dan volunteer selalu memancing tanya di benak peserta cilik. Contohnya, pada saat bermain games engklek, seorang siswa bertanya tentang cara WWF-Indonesia melindungi Harimau Sumatera. Salah satu volunteer menjawab pertanyaan tersebut dengan menyebutkan cara melindungi satwa payung dengan menjaganya dari pemburu dan memelihara habitatnya dari ancaman penebangan liar. Selain itu, WWF-Indonesia juga memantau keberadaan Harimau Sumatera dengan menggunakan camera trap. “Tetapi, cara menjaga habitat harimau yang paling mudah, yang bisa dilakukan oleh adik–adik adalah dengan menggunakan tisu dan kertas secara bijak. Karena tisu dan kertas berasal dari pohon yang mungkin merupakan habitat dari Harimau Sumatera,” tutur Mecca, volunteer Panda Mobile.

Kegiatan positif yang dibawa tim Panda Mobile mendapat sambutan baik dari guru-guru Global Insani Islamic School. Para pengajar ingin kerjasama dengan WWF-Indonesia akan terus berlanjut. Mereka berharap tim Panda Mobile bisa datang lagi di lain hari dengan membawa tema lingkungan yang berbeda.
Panda Mobile WWF-Indonesia di Global Insani Islamic School, Bekasi (21/03/2019).
Panda Mobile WWF-Indonesia di Global Insani Islamic School, Bekasi (21/03/2019).
© WWF-Indonesia Enlarge
Panda Mobile WWF-Indonesia di Global Insani Islamic School, Bekasi (21/03/2019).
Panda Mobile WWF-Indonesia di Global Insani Islamic School, Bekasi (21/03/2019).
© WWF-Indonesia Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus