Panda Mobile Mengajak Siswa Peduli Lingkungan dengan Berbagai Kegiatan Kreatif | WWF Indonesia

Panda Mobile Mengajak Siswa Peduli Lingkungan dengan Berbagai Kegiatan Kreatif



Posted on 12 December 2017   |  
Para siswa berdiskusi dalam permainan
Para siswa berdiskusi dalam permainan "spaceship".
© WWF-Indonesia/ Sani FIRMANSYAH
Oleh: Dwina Sagitanova & Azhari Lubis (Volunteer Panda Mobile)
 
Panda Mobile WWF-Indonesia berkesempatan mengunjungi Sekolah Alam Citra Alam Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Rabu (06/12) silam. Kali ini Panda Mobile mengajak para siswa di sekolah yang memiliki konsep dekat dengan alam ini untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui berbagai kegiatan kreatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa, di antaranya permainan “spaceship” dan daur ulang kaus bekas menjadi tas belanja.
 
[Baca juga: Belajar Tentang Lingkungan Hidup Bersama Panda Mobile]
 
Dalam permainan “spaceship” para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan diajak menuangkan imajinasi mereka dalam bentuk visual. Mereka boleh menggambar benda-benda yang menurut mereka penting dibawa ke kapal ruang angkasa jika kondisi Bumi sudah hancur. Ada yang menggambar roket luar angkasa dan menuliskan gunung, tumbuhan, hewan, dan air dalam daftar benda-benda yang mereka anggap penting. Setelah selesai menggambar, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil karyanya.
 
Para siswa itu juga mempraktikkan secara langsung salah satu upaya nyata untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dengan menggunakan tas belanja yang dibuat dari kaus bekas. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan wawasan baru untuk mengubah benda yang sudah tak dipakai menjadi benda yang lebih bermanfaat.  
 
Selain itu, edukasi tentang lingkungan juga disampaikan dalam bentuk storytelling. Kak Ryan dari Panda Mobile bercerita tentang si Ocan yang memelihara harimau dan orangutan. Karena satwa tersebut dilindungi, Baim, kakak Ocan, meminta untuk melaporkannya ke pihak berwenang supaya dapat dilepaskan ke habitat aslinya di hutan. Para siswa pun diingatkan bahwa satwa liar bukanlah satwa peliharaan. Berbagai kegiatan kreatif lainnya, seperti permainan engklek, menonton film, dan pengamatan air menggunakan fasilitas laboratorium air pun dilakukan bersama tim Panda Mobile.
 
Pada akhir kegiatan, Khoir, salah seorang guru Pendidikan Lingkungan Hidup di Sekolah Alam Citra Alam Ciganjur berharap supaya kegiatan bersama Panda Mobile tersebut dapat membuat para siswa lebih menghargai dan membantu konservasi, baik untuk lingkungan maupun satwa yang terancam punah.
Para siswa berdiskusi dalam permainan
Para siswa berdiskusi dalam permainan "spaceship".
© WWF-Indonesia/ Sani FIRMANSYAH Enlarge
Membuat tas belanja dari kaus bekas.
Membuat tas belanja dari kaus bekas.
© WWF-Indonesia/ Sani FIRMANSYAH Enlarge
Dongeng Kak Ryan bersama Panda Mobile.
Dongeng Kak Ryan bersama Panda Mobile.
© WWF-Indonesia/ Sani FIRMANSYAH Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus