Ketika Mahasiswa dari Kamboja Berbagi Pengetahuan tentang Hutan Bersama Panda Mobile WWF-Indonesia | WWF Indonesia

Ketika Mahasiswa dari Kamboja Berbagi Pengetahuan tentang Hutan Bersama Panda Mobile WWF-Indonesia



Posted on 22 January 2018   |  
Panda Mobile WWF-Indonesia dengan AIESEC President University di Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01/2018).
Panda Mobile WWF-Indonesia dengan AIESEC President University di Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01/2018).
© WWF-Indonesia/ Dimas Prasetya
Oleh: Dwina Sagitanova (Volunteer Panda Mobile)
 
Panda Mobile WWF-Indonesia sudah kerap berkolaborasi dengan AIESEC President University. Kolaborasi tersebut kembali hadir dalam kunjungan ke Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01) yang lalu. Pada kunjungan tersebut, ada salah seorang mahasiswa Exchange Program asal Kamboja yang sedang kuliah di salah satu perguruan tinggi di Malaysia yang turut berbagi pengetahuan tentang hutan kepada para siswa kelas 5 SD. Mahasiswa bernama Chyntia tersebut mewakili Forest Project dari AIESEC President University.
 
[Baca juga: Kolaborasi Panda Mobile dengan AIESEC President University]
 
Kegiatan diawali dengan perkenalan para volunteer Panda Mobile WWF-Indonesia dan Cynthia sebagai perwakilan AIESEC President University. Untuk meningkatkan semangat para siswa sebelum masuk ke sesi berikutnya, volunteer Panda Mobile mengajak mereka menari “Ram Sam Sam”. Setelah itu, Dwina Sagitanova, volunteer Panda Mobile menjelaskan tentang WWF dan Earth Hour.  Cynthia melanjutkan dengan presentasi tentang konservasi lingkungan. Presentasi yang disampaikan dalam bahasa Inggris tersebut menarik perhatian para siswa. Mereka mendapatkan pengetahuan tentang pentingnya menjaga hutan. Selain itu, Cynthia juga menjelaskan beberapa flora fauna yang ada di Malaysia. Di tengah-tengah presentasi, beberapa siswa mengajukan pertanyaan.
 
Presentasi dari Chyntia tentang hutan didukung dengan sebuah film berjudul “Quartet at the Crossroad”. Melalui film ini, para siswa mendapatkan gambaran tentang satwa yang menjadi fokus konservasi WWF-Indonesia. “Mengapa hanya enam satwa, Kak?” tanya salah seorang siswa. Volunteer Panda Mobile pun menjelaskan bahwa keenam satwa tersebut merupakan satwa payung. Dengan melindungi mereka, berarti juga melindungi satwa lain yang tinggal di habitat yang sama.
 
Di akhir kegiatan, Cynthia dan para volunteer Panda Mobile WWF-Indonesia berharap agar para siswa Sekolah Karakter IHF bisa ikut serta dalam kegiatan konservasi lingkungan untuk kelangsungan hidup generasi berikutnya. Secara pribadi, Chyntia juga mengungkapkan bahwa ia merasa senang dapat berkolaborasi dengan Panda Mobile WWF-Indonesia. Melalui kegiatan ini, ia mendapatkan banyak informasi baru terkait lingkungan hidup.
 
 
Panda Mobile WWF-Indonesia dengan AIESEC President University di Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01/2018).
Panda Mobile WWF-Indonesia dengan AIESEC President University di Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01/2018).
© WWF-Indonesia/ Dimas Prasetya Enlarge
Panda Mobile WWF-Indonesia dengan AIESEC President University di Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01/2018).
Panda Mobile WWF-Indonesia dengan AIESEC President University di Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01/2018).
© WWF-Indonesia/ Dimas Prasetya Enlarge
Panda Mobile WWF-Indonesia dengan AIESEC President University di Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01/2018).
Panda Mobile WWF-Indonesia dengan AIESEC President University di Sekolah Karakter IHF (Indonesia Heritage Foundation) pada Rabu (10/01/2018).
© WWF-Indonesia/ Dimas Prasetya Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus