Kompetisi Vlog #ImlekBebasHiu #SOSharks Tahun 2019 | WWF Indonesia

Kompetisi Vlog #ImlekBebasHiu #SOSharks Tahun 2019



Posted on 23 January 2019   |  
Kompetisi Vlog #ImlekBebasHiu
© WWF-Indonesia/Vinni Nurizky
Halo buddies!

Kampanye Save Our Sharks kembali lagi! Kali ini, #SOSharks menyapa publik dengan mengadakan kompetisi pembuatan video blog (vlog) untuk kamu - kamu yang kekinian! Nggak tanggung - tanggung, hadiahnya adalah jalan - jalan ke Taman Nasional Komodo loh

Bersamaan dengan datangnya perayaan tahun baru China (chinese new year) atau Imlek, kami kembali menyapa momen perayan Imlek tahun ini yang diharapkan menjadi titik balik penurunan konsumsi sirip hiu di Indonesia dengan hastag #ImlekBebasHiu. Tujuannya, mengajak masyarakat menghentikan penjualan, konsumsi, hingga perdagangan hiu.
 
Kamu sudah tidak sabar berpartisipasi dalam kompetisi ini? Simak panduan informasi di bawah ini :

TEMA
  1. Imlek Generasi Milenial Tanpa Hiu
  2. Nostalgia Hidangan Tradisi Imlek Tanpa Hiu
 
TATA CARA PENDAFTARAN
Peserta
  1. Peserta merupakan bagian dari keluarga yang masih rutin merayakan Tahun Baru Imlek;
  2. Peserta adalah perorangan atau kelompok dengan rentang usia 18 – 45 tahun;
  3. Peserta mendukung perlindungan dan pelestarian spesies hiu dengan tidak mengkonsumsi sirip, daging atau produk hiu lainnya;
  4. Peserta adalah pengikut akun Instagram WWF-Indonesia (@WWF_ID) dan berlangganan YouTube WWF-Indonesia
  5. Peserta memiliki akun YouTube dan Instagram aktif (tidak di private);
  6. Peserta mendaftarkan diri melalui situs bit.ly/vlogimlekbebashiu.
 
Ketentuan Vlog
  1. Memilih salah satu tema kompetisi;
  2. Vlog berdurasi 3 menit – 5 menit dan di unggah ke akun youtube peserta. Kemudian menuntaskan form pendaftaran dengan memasukan link YouTube dilengkapi sinopsis/deskripsi (maksimal 500 kata) dan menyertakan hashtag #IMLEKBEBASHIU dan #SOSHARKS;
  3. Membuat teaser Vlog berdurasi 1 menit dan diunggah ke akun Instagram peserta, serta menyertakan link full video pada bagian bio profile instagram selama kompetisi berlangsung;
  4. Tag akun WWF-Indonesia (@WWF_ID) di video Instagram peserta;
  5. Dalam video tersebut, peserta diwajibkan :
  • Membuka dengan opening statement yang mengenalkan diri sebagai peserta vlog competition Imlek Bebas Hiu;
  • Menceritakan menu masakan yang dihidangkan di acara keluarga Tahun Baru Imlek peserta;
  • Tidak menunjukkan penggunaan produk plastik dan styrofoam (air mineral kemasan plastik, sedotan plastik, dll)
  • Tidak melakukan promosi branding produk lain;
  • Mengakhiri vlog dengan closing statement yang mengandung kalimat pernyataan “Save Our Sharks atau #SOSharks”.
  1. Vlog diunggah ke YouTube dengan format judul: Vlog Competition #SOSharks 2019 - [Judul]  - #ImlekBebasHiu  
 
Penilaian
  1. Pemenang akan ditentukan berdasarkan kreativitas dan pesan yang disampaikan.
  2. Penilaian akan dilakukan oleh publik figur seorang pembuat konten dan bekerja dalam industri perfilman.
  3. Juri dan Panitia akan memilih 3 vlog paling kreatif dan unik sebagai pemenang, dengan kuota masing – masing 1 orang per vlog.
  4. Vlog diunggah pada tanggal 3 Februari s/d 16 Februari 2019.
  5. WWF-Indonesia berhak mendiskualifikasi peserta yang tidak mengikuti ketentuan kompetisi, dan atau dikarenakan alasan lainnya.
  6. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2019 melalui Instagram, Facebook, LINE WWF-Indonesia dan website wwf.id/programhiu
  7. Pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa trip ke Taman Nasional Komodo, salah satu kawasan konservasi yang merupakan salah satu area kerja WWF – Indonesia di Nusa Tenggara Timur dengan program perlindungan hiu didalamnya.
 
SYARAT DAN KETENTUAN
  1. Peserta hanya dapat mengirimkan 1 (satu) video;
  2. Vlog harus orisinal, tidak mengandung unsur SARA, pornografi dan politik, serta belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lainnya;
  3. Vlog TIDAK BOLEH menggunakan materi pendukung (footage, musik) dari pihak ketiga tanpa izin tertulis dari pemilik materi aslinya. Penggunaan free to use footage/music harus tetap mencantumkan credit title berupa caption, contoh: courtesy of youtube.com/wwfindonesia;
  4. Penggunaan bahasa selain Indonesia wajib menyertakan subtitle dalam video;
  5. Juri berhak mendiskualifikasi dan membuat ketentuan lebih lanjut bila ditemukan pelanggaran terhadap syarat dan ketentuan di atas;
  6. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
 
INFO LEBIH LANJUT
Vinni Nurizky
Sharks Conservation Campaigner
WWF – Indonesia
Email : sharksconservation@wwf.id
 
TENTANG TAMAN NASIONAL KOMODO
Taman Nasional Komodo adalah sebuah kawasan konservasi yang terletak di daerah administrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kawasan Taman Nasional Komodo mencakup tiga pulau besar yaitu Komodo, Padar dan Rinca, serta 26 pulau – pulau kecil di sekitarnya, dengan total luas 1.733 km². Pada tahun 1980 taman nasional ini didirikan untuk melindungi komodo dan habitatnya. Selain itu, di kawasan ini terdapat pula terumbu karang. Setidaknya terdapat 253 spesies karang pembentuk terumbu yang ditemukan di sana, dengan sekitar 1.000 spesies ikan, termasuk hiu dan pari manta. Sejak 2013, WWF-Indonesia telah bekerja untuk mendukung penguatan upaya konservasi sumber daya alam perairan di Kawasan Taman Nasional Komodo melalui empat program utama, yaitu perlindungan satwa laut terancam, perikanan berkelanjutan, pariwisata berkelanjutan, dan pengelolaan kawasan konservasi perairan termasuk program perlindungan hiu di dalamnya.
 
TENTANG WWF – INDONESIA
WWF merupakan salah satu organisasi konservasi independen terbesar di dunia dan di Indonesia. Secara global, misi WWF adalah untuk menghentikan  degradasi dari kualitas kehidupan alam dan lingkungan planet Bumi dan untuk membangun masa depan dimana manusia dapat hidup harmonis dengan alam. Di Indonesia, WWF sudah memulai  kegiatannya sejak tahun 1962 dan pada tahun 1998, WWF Indonesia resmi  menjadi lembaga nasional berbadan hukum Yayasan. Saat ini, WWF Indonesia bekerja di 28 kantor wilayah di 17 propinsi di Indonesia, menjalin kerjasama dan bermitra dengan masyarakat, LSM, media, dunia usaha, universitas, serta pemerintah baik di daerah maupun pusat.
 
Kompetisi Vlog #ImlekBebasHiu
© WWF-Indonesia/Vinni Nurizky Enlarge
Save Our Sharks - petisi: www.change.org/sosharks
© WWF-Indonesia / SOSharks Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus