TK Kepompong Belajar Spesies Payung Bersama Panda Mobile | WWF Indonesia

TK Kepompong Belajar Spesies Payung Bersama Panda Mobile



Posted on 26 April 2019   |  
Panda Mobile di TK Kepompong memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada Selasa (23/04/2019).
Panda Mobile di TK Kepompong memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada Selasa (23/04/2019).
© WWF-Indonesia
Oleh: Cahyani Fortunitawanli (Volunteer Panda Mobile)
Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang berlimpah. Negeri ini memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Kondisi iklim di tanah air memang cocok untuk tempat hidup berbagai jenis flora dan fauna. Di antara jutaan satwa di Indonesia tersebut, ada ratusan spesies yang dilindungi karena populasinya kian menyusut. Dan, di antara hewan yang dilindungi itu, ada yang berperan sebagai spesies payung.

[Baca juga: Cara Mengundang Panda Mobile]

Spesies payung adalah satwa yang memiliki daerah jelajah yang sangat luas. Apabila habitat yang menjadi daerah jelajah satwa payung terpelihara dengan baik, maka makhluk lain yang ada di dalamnya dapat terjaga. Di Indonesia sendiri terdapat enam spesies payung, yaitu Gajah Sumatera, Badak Jawa, Harimau Sumatera, orangutan, penyu, dan hiu paus. Spesies payung inilah yang menjadi fokus konservasi WWF-Indonesia.

Istilah ‘spesies payung’ mungkin masih asing di telinga banyak orang. Maka, WWF-Indonesia mencoba mengenalkan spesies payung pada generasi muda. Salah satu caranya dengan memberi edukasi kepada siswa-siswi Taman Kanak-Kanak.

Kesempatan tersebut datang ketika Panda Mobile diundang oleh TK Kepompong untuk memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada siswa dalam acara akhir tahun ajaran pada Selasa (23/04) lalu. Kegiatan dimulai dengan perkenalan tentang WWF. Antusiasme siswa sudah tampak sejak awal. Hal ini terlihat dari tanya jawab interaktif yang menunjukkan bahwa para siswa TK Kepompong sebenarnya sudah memiliki pengetahuan dasar mengenai hewan-hewan yang dilindungi.

Melihat semangat peserta cilik, volunteer Panda Mobile pun ikut bergairah. Para volunteer menjelaskan mengenai spesies payung dengan memanfaatkan boneka harimau dan orangutan yang menarik perhatian siswa-siswi TK Kepompong. Semua peserta tampak senang saat melihat boneka hewan tersebut sehingga edukasi dan pesan lingkungan dapat tersampaikan dengan baik. Beberapa siswa pun mengajukan pertanyaan yang menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan misalnya, “Penyu sama kura-kura bedanya apa Kak?”

Selain menggunakan boneka, Panda Mobile juga mengenalkan spesies payung dengan media film. Film yang ditampilkan adalah Pemburu Harimau, sebuah animasi yang menceritakan tentang penjelajah hutan yang bertujuan memburu harimau. Peserta cilik sangat terhibur dengan tontonan ini. Mereka juga mendapat pelajaran bahwa memburu hewan yang dilindungi adalah hal yang dilarang karena bisa menyebabkan kepunahan spesies tersebut. Sebagai catatan, saat ini Harimau Sumatera mendapatkan status konservasi ‘kritis’ dari daftar merah IUCN.

Media pembelajaran lainnya adalah games engklek orangutan dan harimau. Peserta tampak bersemangat saat melempar dadu dan mencapai kotak terujung di permainan tersebut. Sambil bermain, siswa-siswi TK Kepompong juga diajak belajar fakta-fakta unik mengenai kedua hewan tersebut melalui ilustrasi menarik yang terdapat pada engklek. Peserta jadi mengetahui kemampuan harimau yang bisa mendengar pada jarak jauh, dan makanan orangutan yang berupa buah-buahan.

Setelah sesi engklek selesai, volunteer mengadakan permainan tebak-tebakan mengenai orangutan dan harimau yang baru dipelajari. Selain itu, peserta juga ditanya kembali tentang spesies payung yang dijelaskan di awal acara. Adik-adik TK Kepompong mampu menjawab dengan lantang dan bersemangat, sampai berebut kesempatan untuk menjawab. Peserta yang bisa menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah pin WWF dari para volunteer.

Sampai di penghujung acara, volunteer Panda Mobile menutup kegiatan dengan mengajak peserta untuk mengingat kembali enam jenis spesies payung di Indonesia. Kegiatan Panda Mobile ini ditutup dengan foto bersama seluruh volunteer, guru-guru, dan siswa-siswi TK Kepompong.
Panda Mobile di TK Kepompong memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada Selasa (23/04/2019).
Panda Mobile di TK Kepompong memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada Selasa (23/04/2019).
© WWF-Indonesia Enlarge
Panda Mobile di TK Kepompong memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada Selasa (23/04/2019).
Panda Mobile di TK Kepompong memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada Selasa (23/04/2019).
© WWF-Indonesia Enlarge
Panda Mobile di TK Kepompong memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada Selasa (23/04/2019).
Panda Mobile di TK Kepompong memberikan penjelasan tentang pentingnya spesies payung pada Selasa (23/04/2019).
© WWF-Indonesia Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus