Mengenal Perubahan Iklim Bersama Bumi Panda Goes to School | WWF Indonesia

Mengenal Perubahan Iklim Bersama Bumi Panda Goes to School



Posted on 02 February 2017   |  
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
© WWF-Indonesia
Oleh: Dinda Sora Annisa (Volunteer Bumi Panda)
 
Meski bangunan Bumi Panda secara resmi tidak beroperasi lagi, kegiatan Bumi Panda masih tetap berlangsung dengan memberikan edukasi tentang lingkungan hidup kepada publik, khususnya kepada para pelajar di wilayah Bandung. Salah satu contohnya adalah kegiatan Bumi Panda Goes to School yang berlangsung pada Selasa (17/01) yang lalu. Tim Bumi Panda WWF-Indonesia mengunjungi Equal Bright School Bandung untuk menyampaikan pesan tentang perubahan iklim.

[Baca juga: Bumi Panda]

Usai memperkenalkan tentang WWF-Indonesia, para volunteer Bumi Panda mencoba menggali sejauh mana informasi tentang perubahan iklim yang telah diketahui oleh para siswa. Mereka dibagi menjadi dua kelompok kemudian berdiskusi mengenai apa itu perubahan iklim, apa penyebabnya, dan bagaimana solusinya menurut cara pandang mereka. “Menurut kami, Kak, perubahan iklim bisa ditahan dengan cara banyak menanam pohon, menjaganya supaya nggak kebakaran, juga hemat menggunakan listrik yang banyak menggunakan energi fosil,” ujar Nathan, siswa kelas 6 Equal Bright School.

Setelah itu, para volunteer menjelaskan mengenai perubahan iklim yang diawali dengan penjelasan mengenai efek rumah kaca dan berbagai penyebab perubahan iklim serta solusi yang bisa diberikan oleh WWF-Indonesia. Para siswa menyimak dengan seksama setiap penjelasan yang diberikan. Mereka juga melontarkan beberapa pertanyaan di sela-sela penjelasan.

Tak sekadar presentasi dan tanya jawab, para siswa juga diajak bermain dan menonton film. Salah satu film yang diputar berjudul “Petualangan Banyu”. Anak-anak terlihat sangat senang dan sesekali terdengar gelak tawa ketika melihat beberapa adegan dari film tersebut, terutama ketika mendengar suara Ion, salah satu tokoh dalam film.  Setelah film selesai, mereka diberi tantangan untuk menceritakan ulang tentang film tersebut yang kemudian ditambah dengan penjelasan oleh para volunteer Bumi Panda. “Tuh kan, betul apa yang dibilang Nathan. Kita harus hemat listrik supaya nggak terjadi perubahan iklim,” seru Niko, siswa kelas 6 Equal Bright School.

Sebagai penutup, para volunteer Bumi Panda juga memberikan beberapa informasi seputar lingkungan sekitar. “Kegiatan ini bagus dan memuaskan karena anak-anak dapat menikmati kegiatan dan mereka dapat berinteraki dengan baik dengan kakak-kakak (volunteer Bumi Panda) WWF-Indonesia. (Materi) kemudian sangat interaktif karena menggunakan video animasi yang dapat membantu anak-anak menangkap penjelasan lebih mudah,” tutur Jessica, guru Equal Bright School tentang kunjungan tim Bumi Panda ke sekolahnya.

 
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
© WWF-Indonesia Enlarge
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
© WWF-Indonesia Enlarge
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
© WWF-Indonesia Enlarge
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
Bumi Panda Goes to School (17/01/2017).
© WWF-Indonesia Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus