World Café Indoor: Cara Asyik Belajar Tentang Jejak Air | WWF Indonesia

World Café Indoor: Cara Asyik Belajar Tentang Jejak Air



Posted on 23 October 2018   |  
Tim Panda Mobile menjelaskan tentang
Tim Panda Mobile menjelaskan tentang "sustainability" dalam World Cafe Indoor di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta (16/10/2018).
© WWF-Indonesia/Tri Wibawanto
[BAHASA INDONESIA]

Oleh: Natalia Trita Agnika & Nanda September
 
Sekelompok karyawan HSBC nampak memadati stan-stan yang terdapat di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (16/10) usai jam kerja tersebut diselenggarakan oleh WWF-Indonesia dan PT Bank HSBC Indonesia. Bertajuk “World Café Indoor” yang mengangkat tema “Jejak Air”, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyebarkan informasi tentang air serta mengukur wawasan karyawan HSBC terhadap penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari.
 
World Café Indoor diselenggarakan sebagai salah satu kegiatan dalam rangkaian kerja sama program konservasi air yang dilakukan di wilayah Koto Panjang, Riau & Sumatera Barat. Di awal acara, para peserta mendapatkan materi Global Sustainability Learning Module yang dibawakan oleh Sani Firmansyah dan Denaya Karenzi dari Panda Mobile WWF-Indonesia. Sani menjelaskan tentang tiga bidang yang dijadikan prioritas untuk di HSBC, yaitu Future Skills, Sustainable Network and Entrepreneurship, dan Sustainable Finance. Sani dan Denaya juga menjelaskan tentang kolaborasi yang dilakukan antara WWF dan HSBC dalam program konservasi air, baik di Rimbang Baling maupun Koto Panjang, serta informasi tentang kondisi air di Bumi.
 
Setelah presentasi, peserta yang terbagi dalam tujuh kelompok mengunjungi empat stan yang ada dalam acara tersebut, yaitu stan café, supermarket, everyday service, dan mini water lab. Setiap peserta wajib mengunjungi masing-masing stan dan bermain sesuai dengan mekanisme yang sudah ditentukan. Masing-masing stan dijaga oleh fasilitator yang akan memberikan pertanyaan seputar penggunaan air yang terkait dengan tema stan.  Dengan sangat antusias, peserta menebak jumlah kebutuhan air yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari, seperti membuat kopi, teh, cuci mobil, dan lain-lain. Selain bermain secara interaktif, di stan mini water lab para peserta juga dapat mengetes kualitas air sampel yang mereka bawa dari rumah masing-masing.

[Baca juga: Mulung Ciliwung, Aksi Nyata untuk Kurangi Sampah Sungai Ciliwung dan Jaga Sumber Air Bersama]
 
Untuk mengisi waktu ketika menunggu giliran mengunjungi stan, peserta menikmati video dengan alat virtual reality. Setelah selesai berpartisipasi pada semua stan, peserta yang memperoleh stempel dapat menukarkan lembar stempelnya dengan sedotan bambu yang disediakan oleh WWF-Indonesia.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Ada tiga peserta yang memberikan testimoni tentang kegiatan yang telah dilakukan.  Oki, salah satu peserta mengatakan bahwa ia sebelumnya tidak pernah tahu kalau untuk membuat sebuah sepatu membutuhkan sekitar 8.000 liter air. Karena itu ia memutuskan tidak akan membeli sepatu hanya untuk mengikuti tren atau mode. “Saya akan lebih bijak dalam membeli sepatu nantinya,” ujarnya.

---

[ENGLISH]

World Indoor Café: Unique Way to Learn About Water Footprint

Translated by Ignatia Amelya

A group of HSBC employees gathered around eagerly the booths at HSBC Premier Lounge, WTC 1 Building, Jakarta. The activity which took place after-hours on Tuesday (16/10), was organized by WWF-Indonesia and PT Bank HSBC Indonesia. The event titled "World Indoor Café " with the theme "Water Footprint", has activities aim to disseminate information about water and measure the insights of HSBC employees towards daily water use.
 
The World Indoor Café was held as one of the activities in a series of collaborative water conservation programs carried out in Koto Panjang, Riau & West Sumatra. At the beginning of the event, the participants were presented the Global Sustainability Learning (GSLM) Module material presented by Sani Firmansyah and Denaya Karenzi from Panda Mobile WWF-Indonesia. Sani explained the three sustainable fields that are prioritized by HSBC, namely: Future Skills, Sustainable Network and Entrepreneurship, and Sustainable Finance. Sani and Denaya also explained the collaboration between WWF and HSBC in water conservation programs, both in Rimbang Baling and Koto Panjang, as well as information about the water conditions in this planet.
 
After the presentation, participants were divided into seven groups and take turn to visit the four booths at the event. The booth consist of café stands, retail stands, everyday service stands, and mini water laboratory stands. Each participant must visit each booth and play according to the prescribed mechanism. Each booth is tended by a facilitator, who will provide questions about water usage related to the theme of the booth. With excitement, participants have to guess the amount of water needed in daily activities, such as making coffee, tea, car wash, and others. In addition to playing interactively, at the mini water laboratory stands, participants can also test the quality of water sample that they bring from their homes.
 
While waiting for their turn to visit the next booth, participants were encouraged to use virtual reality googles that played videos related to freshwater. After visiting all the booths, participants who has collected 5 stamps could exchange the stamp sheets with bamboo straws provided by WWF-Indonesia.
 
The event was closed with a question and answer session. There were three participants who gave testimonials about the activities that had been carried out. Oki, one of the participants said that he had never known, just to make a pair of shoes required around 8,000 liters of water. Therefore, he decided not to buy shoes just to follow trends or fashion. "I will be wiser in buying shoes in the future," he said.
 
 
Tim Panda Mobile menjelaskan tentang
Tim Panda Mobile menjelaskan tentang "sustainability" dalam World Cafe Indoor di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta (16/10/2018).
© WWF-Indonesia/Tri Wibawanto Enlarge
Menonton video dengan alat virtual reality dalam World Cafe Indoor di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta (16/10/2018).
Menonton video dengan alat virtual reality dalam World Cafe Indoor di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta (16/10/2018).
© WWF-Indonesia/Tri Wibawanto Enlarge
Mengunjungi salah satu stan dalam World Cafe Indoor di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta (16/10/2018).
Mengunjungi salah satu stan dalam World Cafe Indoor di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta (16/10/2018).
© WWF-Indonesia/Tri Wibawanto Enlarge
Peserta World Cafe Indoor di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta (16/10/2018).
Peserta World Cafe Indoor di HSBC Premier Lounge, Gedung WTC 1, Jakarta (16/10/2018).
© WWF-Indonesia/Tri Wibawanto Enlarge

Comments

blog comments powered by Disqus