Corporate Gathering | WWF Indonesia

Corporate Gathering



Sebagai salah satu bentuk “pemanasan” menyambut hari jadinya yang ke-50 di tahun 2012, WWF-Indonesia menggelar Corporate Gathering yang bertajuk “Greater Support, Better Synergy.” Forum tahunan ini mempertemukan para pelaku bisnis yang tergabung dalam Corporate Club serta korporasi lainnya yang belum menjadi anggota namun memiliki ketertarikan tinggi terhadap gerakan penyelamatan lingkungan.


Sebelumnya, WWF-Indonesia mengumumkan kerjasama terbaru dengan dua mitra korporasinya yakniBNI dan PT UltraJaya. Bersama WWF, BNI meluncurkan kartu kredit Affinity jenis Platinum (setelah sebelumnya sukses dengan kartu jenis Gold) untuk semakin mendukung misi Go Green BNI. Sementara itu, bentuk kontribusi PT Ultra Jaya (lebih tepatnya dengan Teh Kotak) diwujudkan dalam bentuk dukungan finansial kepada kelompok petani teh lidah buaya di sekitar kawasan Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah.


Acara Corporate Gathering sendiri diselenggarakan di Pacific Place pada 23 November 2011 dan mempersembahkan sajian acara yang cukup unik. Terutama ketika para pengusaha dan public figure bergantian membacakan penggalan-penggalan puisi yang menggugah dari buku Sarang Enggang. Buku ini merupakan hasil kerjasama antara WWF-Indonesia dan trio penyair dari Kalimantan Barat: Nano Basuki, Pay Jarot Sujarwo, dan Wisnu Pamungkas. Diharapkan nantinya koleksi puisi yang menggambarkan keprihatinan masing-masing penulis akan degradasi hutan di Borneo ini bisa dijadikan sebagai salah satu tools edukasi yang disebarkan ke sekolah-sekolah.


Selain itu, dari tanggal 21 – 25 November, bertempat di Pacific Place, WWF juga menggelar pameran yang menampilkan foto-foto hasil kerjasama WWF-Indonesia dengan mitra korporasinya dalam beragam kegiatan konservasi di wilayah kerja WWF.


Guna memberikan peluang bagi para pengunjung untuk berkontribusi langsung dalam gerakan penyelamatan lingkungan, maka WWF-Indonesia bekerjasama dengan komunitas Ancol Sayang Lingkungan membuka booth yang menerima “sumbangan” kertas-kertas bekas kantor untuk didaur ulang kembali menjadi pernak-pernik seperti kotak tisu dan bingkai foto.


“Upaya konservasi pada dasarnya bertujuan untuk memastikan kelayakan daya dukung lingkungan bagi manusia, baik di darat maupun lautan,” ujar Devy Suradji, Direktur Pemasaran WWF-Indonesia. “Konsep keberlanjutan (sustainability) pada hakekatnya bukan untuk membatasi pertumbuhan ekonomi atau aktivitas manusia lainnya, tapi justru memastikan bahwa sumber daya yang kita butuhkan akan tetap ada dalam jangka panjang.”


WWF-Indonesia juga ingin menekankan bahwa Corporate Gathering ini diadakan sebagai bentuk apresiasi terhadap mitra-mitra dari sektor bisnis yang telah membantu kegiatan WWF selama ini.


Dukungan kolektif yang nyata dari para mitra korporasi merupakan suntikan energi yang berharga bagi WWF untuk senantiasa mengupayakan masa depan bumi yang lebih baik. WWF-Indonesia berharap untuk ke depannya akan lebih banyak korporasi yang bisa bergabung mendukung gerakan ini.

  
	© WWF-Indonesia
© WWF-Indonesia
  
	© WWF-Indonesia
© WWF-Indonesia
 
 
Media Partner