Kebijakan Sosial WWF Indonesia | WWF Indonesia

Kebijakan Sosial WWF Indonesia



WWF Indonesia adalah organisasi masyarakat madani yang bergerak di bidang konservasi alam dan pelestarian lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan bumi.

Kegiatan konservasi dan pengelolaan sumber daya alam (SDA) sering dihadapkan kutub “pro-manusia” dan “pro-lingkungan.” WWF-Indonesia mencoba mempertemukan kedua kutub itu. Strategi konservasi harus terintegrasi dengan kearifan masyarakat adat dan lokal dan kebudayaan, perlu menghargai HAM dan memahami kondisi sosial, dan wajib bersinergi dengan strategi pembangunan ekonomi. Konservasi aset alam dan jasa lingkungan dikembangkan sebagai sumber manfaat ekonomi, sosial, dan ekologi yang dirasakan oleh semua pihak, secara inklusif dan adil, terutama masyarakat adat dan lokal yang kehidupannya tergantung pada alam.


WWF Indonesia memandang bahwa konservasi tidak akan berhasil jika hak, peran dan kontribusi masyarakat tidak diakui, dan masyarakat tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tentang konservasi dan pengelolaan sumber daya alam. Untuk menjadi bagian dari gerakan sosial-ekologi yang efektif dan inklusif maka WWF Indonesia berupaya untuk:

  • Mengharhai HAM dan hak masyarakat adat dan lokal, menghormati kesetaraan jender dan hak generasi mendatang. Memperdalam pemahaman dan perencanaan konservasi yang berdasarkan pertimbangan pemenuhan hak-hak dasar di bidang sosial, ekonomi, dan budaya

  • Mempertahankan rasa ‘kepercayaan’ yang telah tumbuh antara beberapa konstituensi termasuk masyarakat lokal, masyarakat adat, dan WWF

  • Menegaskan visi dan peranan WWF sebagai lembaga konservasi bagian dari organisasi masyarakat sipil dan pro-aktif terlibat dalam berbagai koalisi dan bekerjasama dengan organisasi masyarakat sipil lainnya untuk tujuan konservasi, tata kelola SDA yang adil dan pembangunan berkelanjutan untuk semua.


Untuk meningkatkan akuntabilitas dan komitmen lembaga khususnya terhadap implementasi kebijakn sosial agar tidak ada dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat akibat kegiatan WWF di lapangan maka WWF Indonesia menyediakan sebuah fasilitas untuk menyampaikan keluhan?

Hal ini juga penting dalam konteks UU…..

Masyarakat atau pemegang hak lainnya yang merasa kegiatan oleh WWF tidak sesuai dengan komitmen lembaga dalam beberapa kebijakan sosial. Hal ini dilakukan agara dibuka dialog antara WWF dan pihak lain untuk mencari solusi yang baik dan menguatkan rasa kepercayaan.
 

  • Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi ppid@wwf.id